Mata Banua Online
Rabu, April 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tanda Penyakit Jantung Juga Ternyata Muncul di Kulit, Ini 6 Gejalanya

by Mata Banua
8 Juli 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Juli 2025\9 Juli 2025\11\Halaman 1-11 Rabu\tanda.jpg
(foto:mb/web)

Nyeri dada dan detak jantung yang tak beraturan jadi gejala penyakit jantung yang paling umum. Tapi di luar itu, ada gejala lain yang patut diwaspadai.

Siapa sangka jika ternyata gejala penyakit jantung juga bisa dilihat dari kondisi kulit. Memangnya, apa saja gejalanya?

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Penyakit jantung sendiri mengacu pada berbagai jenis masalah yang dialami jantung. Menukil laman Center for Disease and Prevention Control (CDC) penyakit arteri koroner (CAD) adalah jenis yang paling umum.

CAD memengaruhi aliran darah ke jantung. Penurunan aliran darah dapat menyebabkan serangan jantung.

Penyakit jantung dikenal sebagai ‘pembunuh’ nomor satu di dunia. Penyakit ini memiliki risiko kematian yang tinggi jika tidak ditangani dengan baik.

Untuk itu, selain melakukan pemeriksaan rutin, setiap orang juga diimbau untuk mewaspadai gejala yang mungkin saja muncul.

Gejala penyakit jantung pada kulit

Nyeri dada dan detak jantung tidak beraturan tak jadi satu-satunya gejala penyakit jantung. American Academy of Dermatology Association (AAD) menyebut, tanda masalah jantung juga bisa dilihat lewat kondisi kulit.

Berikut beberapa kondisi kulit yang perlu diperhatikan.

1. Bengkak kaki dan tungkai bawah

Secara medis, kondisi ini dikenal dengan istilah edema. Banyak jenis penyakit jantung bisa memicu penumpukan cairan di kaki dan tungkai bawah.

Kondisi ini bisa menandakan bahwa jantung Anda tidak bekerja dengan baik.

2. Rona biru atau keunguan pada kulit

Rona biru atau keunguan pada kulit bisa menandakan adanya penyumbatan pembuluh darah. Kebiruan muncul saat tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.

Tanpa perawatan, kekurangan oksigen dapat membuat kulit dan jaringan di bawahnya mati.

3. Benjolan kuning di mata

Benjolan kuning di mata dikenal dengan istilah xanthelasma. Kondisi ini menandakan adanya endapan kolesterol pada kelopak mata. Sementara xanthoma menandakan endapan kolesterol di area kulit lainnya.

Endapan biasanya tidak diiringi dengan rasa sakit. Selain pada sudut mata, endapan ini juga bisa muncul di telapak tangan atau kaki bagian bawah.

Kolesterol tinggi sendiri menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.

4. Benjolan kecil pada kulit

Benjolan ini bisa muncul di area kulit mana pun. Benjolan biasanya hanya berupa nodul kecil namun bergumul.

Benjolan ini sering kali memperlihatkan adanya penumpukan protein yang tidak normal di organ tubuh, seperti jantung. Penumpukan protein akan menurunkan kinerja jantung.

5. Benjolan di jari tangan atau kaki, terasa nyeri

Kondisi ini bisa menandakan bahwa Anda mengalami infeksi jantung atau endokarditis infektif.

Benjolan bisa muncul di jari tangan, kaki, atau keduanya. Benjolan bisa bertahan selama beberapa jam hingga hitungan hari.

Benjolan tersebut bisa hilang dengan sendirinya. Namun, pasien tetap membutuhkan pengobatan untuk mengatasi infeksi.

6. Bintik-bintik kecokelatan

Kehadiran bintik-bintik dengan warna kecokelatan yang biasanya juga menggumul bisa menandai adanya infeksi pada jantung atau pembuluh darah.

Bintik-bintik ini biasanya muncul di telapak kaki. Bintik-bintik tidak menimbulkan rasa sakit.

Bintik-bintik ini bisa hilang tanpa pengobatan dalam waktu beberapa hari atau pekan. Namun, Anda tetap harus melakukan pengobatan untuk mengatasi infeksi. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper