Mata Banua Online
Minggu, April 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Stadion 17 Mei Jalani Risk Assessment

by Mata Banua
8 Juli 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0

 

Exco Asprov PSSI Kalimantan Selatan HM Syaripuddin.

BANJARMASIN – Stadion 17 Mei Banjarmasin menjalani proses Risk Assessment sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (7/7) dan akan dilaksanakan selama tiga hari, hingga 9 Juli 2025.

Berita Lainnya

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

1 April 2026
Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

1 April 2026

Exco Asprov PSSI Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, menyambut baik pelaksanaan Risk Assessment tersebut dan menilai langkah ini sebagai strategi penting dalam meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan sepak bola di daerah.

“Ini merupakan momentum penting dalam meningkatkan standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Kalimantan Selatan,” ujar pria yang akrab disapa Bang Dhin, dalam kegiatan ramah tamah bersama tim Risk Assessment dari Ditpamobvit Baharkam Polri dan tim audit.

Ia menegaskan bahwa Asprov PSSI Kalimantan Selatan berkomitmen mendukung penuh proses yang dijalankan oleh tim pusat, agar Stadion 17 Mei lolos verifikasi dan dapat ditetapkan sebagai homebase resmi PS Barito Putera di Liga 2.

“Kami berharap proses ini berjalan lancar dan objektif, sehingga menghasilkan rekomendasi terbaik bagi Stadion 17 Mei. Kami ingin stadion ini menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Bang Dhin juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sepak bola daerah yang lebih aman, profesional, dan kompetitif.“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai langkah awal membangun sistem keamanan pertandingan yang unggul demi kemajuan sepak bola Kalimantan Selatan dan Indonesia,” tegasnya.

Sebagai informasi, proses Risk Assessment oleh Mabes Polri mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari sistem evakuasi darurat, pengamanan penonton, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung lainnya.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper