
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin mentargetkan angka stunting di Kalsel dibawah 20 persen dari posisi saat ini sekitar 22,9 persen.
“Kita mentargetkan angka stunting di Kalsel terus menurun dan tahun 2025 dibawah 20 persen,” ujarnya disela peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025 tingkat Provinsi Kalsel, di Gedung KH Idham Chalid, Kantor Gubernur di Banjarbaru, Selasa (24/6).
Peringatan Harganas tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Hj Fathul Jannah, Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman beserta Wakil Ketua TP PKK, drg Ellyana Trisya Hasnuryadi, Penjabat (Pj) Sekdaprov Kalsel, H Muhammad Syarifuddin dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hj Masrupah Syarifuddin.
Turut hadir, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendikbangga) RI, Bonivasius Prasetya Ichtiarto dan bupati/walikota se-Kalsel beserta Ketua Tim Penggerak PKK.
Menurut Muhidin, untuk menurunkan angka stunting di Kalsel hingga dibawah 20 persen tersebut tentu harus diikuti kerja keras dari semua elemen masyarakat di banua ini.
“Saya juga telah meminta Wakil Gubernur (Wagub) sebagai Ketua Tim Pencepatan Penanganan Stunting (TPPS) untuk turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan data faktual tentang stunting,” katanya.
Pada kegiatan Harganas tingkat Provinsi Kalsel diawali penyerahan lima bendera kirab Patakan oleh kepala perwakilan peserta dari Provinsi Kaltim dan Kalteng kepada Gubernur Kalsel, H Muhidin.
Dalam kesempatan itu, dilaksanakan pengukuhan dan pemasangan kain selempang kepada Gubernur H Muhidin dan Hj Fathul Jannah sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (GenRe) Provinsi Kalsel tahun 2025 oleh Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Kemendukbangga, Bonivasius Prasetya Ichtiarto.
Didampingi Wagub, Hasnuryadi Sulaiman dan Pj Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, Gubernur H Muhidin berharap peringatan Harganas 2025 ini menggugah kesadaran bersama akan pentingnya keberadaan dan peran keluarga dalam pembangunan daerah maupun pembangunan nasional.
“Mudah-mudahan kita hari ini bisa membangun diri kita sendiri maupun bagi masyarakat di sekitar masing-masing atau di daerah kita,” ujar Gubernur H Muhidin.
Muhidin juga menyebutkan peran penting keluarga dalam membangun bangsa, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat dan tempat pertama dan utama dalam membuat-nilai yang tercermin dalam lingkungan.
“Saya atas nama Pemprov dan pribadi mengajak semua pihak agar peringatan Harganas ini menjadi momentum untuk memperkuat upaya membangun keluarga sebagai pilar utama dalam membangun Indonesia Maju,” sebut Muhidin.
Pada kesempatan itu, Gubernur Kalsel, H Muhidin disaksikan Wagub, Hasnuryadi Sulaiman dan Pj Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin juga mengukuhkan ayah dan bunda Genre kabupaten/kota se-Kalsel.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Kalsel, Sri Mawarni melaporkan, rangkaian kegiatan Harganas 2025 dimulai tanggal 5 Juni hingga puncak peringatan pada 24 Juni yang diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai unsur terkait. adp/ani

