
BANJARMASIN- Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq memantau sejumlah sekolah di Kota Banjarmasin untuk memastikan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), Jumat (20/6).
Wamendikdasmen awalnya mengunjungi SMPN 7 Banjarmasin, kemudian dilanjutkan ke SMAN 3 Banjarmasin. Menurut Fajar untuk pelaksanaan SPMB di Kota Banjarmasin berjalan cukup baik dan transparan seperti yang diharapkan pemerintah.
“SPMB di sini menunjukkan siswa pendaftar dan diterima sebanding dengan daya tampung sekolah. Jadi tidak ada masalah signifikan terkait kouta penerimaan,” ucap Fajar.
Menurutnya, sistem SPBM baru ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sistem domisili bukan lagi zonasi seperti tahun lalu. Pastinya, masih ada beberapa orangtua siswa yang baru memahami sistem domisili sehingga hal itu masih menjadi keluhan. “Tapi panitia sudah memberikan penjelasan yang baik Ada juga titik koordinat domisili, “jelasnya.
Selain itu, tahun ini sangat transparansi dalam proses seleksi penerimaan yang bisa dipilih empat jalur, yaitu afirmasi, prestasi, domisili, dan mutasi.
“Informasi kouta penerimaan di masing-masing jalur ditunjukan secara jelas. Selain itu, siswa ada kepastian diterima karena mereka wajib mengisi pilihan pertama, kedua dan ketiga,” imbuhnya.
Secara umum, dia menilai sudah cukup baik untuk proses SPMB di Banjarmasin. “Terima kasih sudah mengawal proses SPBM untuk level SMP dengan baik, semoga ke depan lebih baik lagi,” katanya.
Sedangkan untuk proses SPMB di jenjang SMA, lanjutnya, tantangannya tentu lebih kompleks lagi jika dibandingkan jenjang SMP.
“Biasanya kompleksitas SMP dengan SMA itu berbeda, untuk itu perlu koordinasi yang kuat,” ujarnya.
Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama mengatakan evaluasi kunjungan Wamendikdasmen ini juga berkaitan dengan pelaksanaan penerimaan tahap kedua terhadap sekolah yang masih belum memenuhi kouta.
“Ada 17 SMP yang koutanya belum terpenuhi, jadi hari ini kami akan menyampaikan surat terkait kouta tersisa,” kata Ryan.
Tentunya untuk memeratakan penerimaan siswa, Disdik dan 17 Sekolah membuka pendaftaran kembali bagi siswa yang belum tertampung di SPMB online kemarin. Baik itu, pilihan pertama, kedua dan ketiga.
“Peserta didik baru itu diarahkan ke sekolah-sekolah yang belum terpenuhi kouta,” tutupnya. via

