
RANTAU – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan sekedar lomba tetapi menjadi wahana untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, ukhuwah islamiyah dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Kalah ataupun menang bukan menjadi tujuan utama karena kita disana untuk belajar, karena itu belum berharap kepada peserta tidak hanya mengedepankan semangat kompetisi tapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keikhlasan dan kebersamaan.
Hal itu disampaikan Bupati Tapin, H Yamani saat melepas para kafilah MTQ Nasional kabupaten Tapin, bertempat di Aula Tamasa Kantor Setda Tapin, Kamis (19/06).
Seperti yang diutarakan H Yamani, karena tujuan kita lebih kepada pembinaan dan pengembangan potensi, maka diharapkan seluruh kafilah dan pendamping dapat menjaga kesehatan selama mengikuti musabaqah.
Tetap jaga kesehatan dan semoga segala usaha kita mendapat ridho Allah dan peserta kita dapat memperoleh prestasi serta kembali dalam keadaan sehat dan selamat.
Kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara kita mengucapkan terima kasih atas kerja keras dalam menyiapkan kegiatan ini mulai dari persiapan sampai pada pembinaan.
“Semoga apa yang dikerjakan mendapat apa yang kita inginkan dan apa yang kita kerjakan menjadi amal ibadah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Tapin, H Zainal Abidin dalam laporannya mengatakan, ada sebanyak sembilan cabang diikutkan dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) nasional ke-36 tingkat Provinsi Kalsel yang digelar di Kabupaten Banjar dari tanggal 19 -27 Juni 2025.
Dari sembilan cabang lomba, ada sebanyak 85 kontingen yang diberangkatkan yang terdiri 50 orang kafilah dan sisanya 35 orang adalah pendamping.
H Zainal Abidin, sebelumnya para kafilah telah mengikuti training center dalam rangka memberikan dukungan penuh terhadap persiapan kafilah Tapin dalam menghadapi ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalsel.
“Kita yakin dengan bimbingan yang tepat, latihan yang disiplin,semangat yang tinggi kafilah kita mampu bersaing dengan daerah lain dan dukungan dari pemerintah daerah kita optimis bisa mengharumkan nama kabupaten Tapin,” tambahnya.
Pelepasan kafilah turut dihadiri Sekretaris daerah kabupaten (Sekdakab) Tapin, H Sufiansyah, Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani, Ketua GOW Hj Elya Hartati Juanda, para asisten, staf ahli, Kepala Bagian, Ketua Baznas Noor Ifansyah, para Camat, pimpinan SOPD, PLT Kakan Kemenag Tapin H Sabri SAg, perwakilan pimpinan perusahaan dan instansi terkait lainnya.
Acara diawali pembacaan ayat suci Alquran oleh Marwa Azmia Azka dan penyampaian laporan kegiatan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra yang sekaligus Ketua LPTQ Tapin H Zainal Abidin dan penyerahan piagam penghargaan kepada perusahaan pendukung. her/ani

