Mata Banua Online
Minggu, April 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden

by Mata Banua
9 Juni 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0

 

Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menyerahkan langsung sapi itu kepada panitia kurban di Masjid Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Suasana sore di Masjid Sultan Suriansyah, Kamis (5/6), terasa berbeda. Seekor sapi kurban berbobot sekitar 850 kilogram tiba dan memicu pusat perhatian warga sekitar. Bukan sembarang hewan, sapi berjenis Peranakan Ongole (PO) ini merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk perayaan Idul Adha 1446 Hijriah.

Berita Lainnya

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

1 April 2026
Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

1 April 2026

Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menyerahkan langsung sapi itu kepada panitia kurban di masjid tertua dan bersejarah Kota Banjarmasin. Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, ia menyampaikan bahwa bantuan ini bukan hanya simbol perayaan keagamaan, tetapi juga bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat di daerah.

“Presiden menitipkan langsung hewan kurban ini untuk masyarakat Banjarmasin. Ini bukan sekadar daging, tapi juga bukti bahwa negara hadir, peduli, dan ingin berbagi di momen suci ini,” ujar Yamin saat ditemui usai penyerahan.

Menurut Yamin, sapi yang datang sehari sebelumnya dalam kondisi sehat setelah diperiksa dokter hewan. “Alhamdulillah sapinya besar, bobotnya kurang lebih 850 kilogram. Sudah dicek juga, kondisi kesehatannya prima,” jelas dia.

Lanjut, Yamin juga mengingatkan agar jeroan atau limbah hasil penyembelihan tidak dibuang sembarangan. Terlebih lagi, ia menegaskan bahwa membuang limbah ke sungai adalah tindakan yang merusak lingkungan dan melanggar aturan.

“Saya minta dengan tegas, jeroan dan sisa potongan hewan jangan dibuang ke sungai. Itu bisa mencemari lingkungan dan merugikan kita semua. Lebih baik dikubur atau dikelola kembali, misalnya untuk dijadikan bahan pakan ternak,” tambahnya lagi.

Tak hanya itu, duet Yamin-Ananda juga berkeliling berbagi tugas tuk menyerahkan sejumlah bantuan hewan kurban untuk warga dari Pemerintah Kota Banjarmasin yang disebar di lima kecamatan agar manfaatnya terasa lebih merata.

“Ada beberapa ekor sapi yang kami distribusikan ke lima kecamatan. Ini strategi agar pemerataan bantuan lebih terasa,” terang Yamin.

Pemilihan Masjid Sultan Suriansyah sebagai lokasi penyerahan pertama juga sarat makna. Selain menjadi ikon sejarah Islam di Kalimantan Selatan, masjid ini terletak di Banjarmasin Utara, salah satu kawasan padat penduduk yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam akses kesejahteraan.

Bantuan ini juga diharapkan menjadi momentum kebersamaan antarwarga dan menguatkan semangat gotong royong. “Kami ingin daging ini segera sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Karena sejatinya kurban bukan hanya ritual, tapi juga gerakan sosial,” tutup Yamin.via/rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper