
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin dan Wakil Gubernur (Wagub) H Hasnuryadi Sulaiman melaksanakan Salat Idul Adha 1446 Hijriah di halaman parkir Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Jum’at (6/6).
Gubernur Kalsel H Muhidin yang didampingi istri Hj Fathul Jannah dan Wagub Hasnuryadi langsung berbaur dan memasuki shaf sholat. Suasana takbiran menggema, jemaah atau masyarakat memadati halaman Masjid Sabilal Muhtadin.
Terlihat hadir juga Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, Walikota Banjarmasin, HM Yamin HR serta pejabat Pemprov Kalsel dan jajaran Forkopimda lainnya serta Dr HM Tambrin, Ketua Badan Pengelola Masjid Sabilal Muhtadin.
Khutbah Idul Adha 1446 Hijriah diisi KH Muhammad Maulani, sang penceramah mengangkat tema: “Di Balik Pahitnya Pengorbanan di Jalan Allah Akan Datang Manisnya Hikmah Kebaikkan.”
Sebelum pelaksanaan shalat Idul Adha, Gubernur Kalsel, H Muhidin menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah dan mendoakan agar diberikan nikmat kesehatan serta keberkahan bagi umat muslim di Banua.
H Muhidin menyampaikan bahwa diberikannya kesehatan agar dapat melaksanakan aktivitas dan pekerjaan di dunia. Di momentum itu, sampai H Muhidin, suasana Idul Adha ini sangat bermakna sekali bagi masyarakat Banua.
Kepada jemaah shalat Ied, Gubernur H Muhidin mengajak agar ketakwaan sebagai seorang muslim harus dijalankan dengan baik, sehingga mendapatkan pahala yang tinggi.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kalsel untuk menjadikan Idul Adha 1446 hijriyah ini sebagai momentum agar memperkuat tali persaudaraan sehingga tumbuh rasa kepedulian serta menciptakan gotong royong untuk membangun Banua,” ungkap H Muhidin.
Dalam kesempatan itu, H Muhidin juga mendoakan para jemaah haji Kalsel di Mekkah yang sedang menunaikan ibadah haji agar diberikan kekuatan, kemudahan dan kelancaran sehingga menjadi haji mabrur.
“Ulun dan Wakil Gubernur secara pribadi beserta keluarga dan Pemerintah Provinsi Kalsel mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah dan semoga berqurban dapat menumbuhkan ketulusan yang menyentuh di hati kita semua,” pungkasnya.
Sementara itu, KH Muhammad Maulani dalam khotbahnya mengingatkan dengan takbir hendaklah kita menanamkan keyakinan tentang kebesaran Allah SWT. Sesungguhnya Allah Maha Besar, sedangkan selain Allah adalah kecil.
“Apapun yang telah kita bangga-banggakan dari kekayan harta, kebesaran pangkat dan segala kemewahan dunia. Semua itu tidak ada arti kalau dibandingkan kebesaran Allah. Dengan demikian tidak ada yang perlu kita banggakan dan menyombongkan kebesaran pangkat kedudukan serta memamerkan kemewahan dunia,” sampai KH Muhammad Maulani.
Pada kesempatan itu pula, KH Muhammad Maulani mengingatkan sejarah pengorbanan Nabi Ibrahim AS terhadap putranya yang sangat dicintainya yaitu Nabi Ismail AS.
“Betapa besarnya pengorbanan Nabi Ibrahim demi pengabdiannya kepada Allah SWT. Tidak hanya memotong binatang ternak, tetapi juga rela putranya bernama Ismail deni memenuhi perintah Allah SWT,” terang KH Muhammad Maulani. adp/ani

