Mata Banua Online
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

KLH Bersama KTH “Tambak Savalai” Tanam Mangrove di Tala

by Mata Banua
3 Juni 2025
in Pemprov Kalsel
0

 

PELAIHARI – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bekerjasama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) “Tambak Sabalai” menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di lokasi eks tambak ikan, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Berita Lainnya

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

26 Maret 2026
Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

26 Maret 2026

Penanaman mangrove itu, selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, juga merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kelompok tani terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang rentan terhadap abrasi.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Hj Fathimatuzzahra turut hadir dalam acara ini dan turut aktif menanam mangrove di kawasan itu.

“Meskipun tidak didukung dengan kondisi cuaca di lapangan, saya sangat mengapresiasi inisiatif ini dan berharap penanaman mangrove bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Fathimatuzzahra, Senin (2/6).

Ibu Aya (sapaan akrabnya) menambahkan, dengan kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan kawasan pesisir Desa Sabuhur dapat kembali pulih dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

“Kita berharap penanaman mangrove ini memberikan dampak positif baik dalam hal perlindungan pesisir dari abrasi dan banjir maupun sebagai sumber mata pencaharian alternatif melalui ekowisata dan produk-produk berbasis mangrove,” harap Ibu Aya.

Penanaman mangrove dilakukan di area yang telah dipetakan sebagai lokasi rehabilitasi ekosistem dan lahan mangrove pada kawasan seluas 400 hektar di Kabupaten Tanah Laut dengan melibatkan berbagai pihak, baik itu masyarakat, instansi terkait dan perusahaan, termasuk dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Bibit mangrove ini ditanam sebagai langkah awal dalam upaya reboisasi pesisir yang telah mengalami penurunan kualitas lingkungan akibat abrasi dan aktivitas manusia. MC Kalsel/Jml/ani

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper