Mata Banua Online
Sabtu, April 4, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

BAZNAS Renovasi Rumah Tidak Layak Huni pada 2025

by Mata Banua
22 Mei 2025
in Banjarmasin
0
D:\2025\Mei 2025\23 Mei 2025\5\hal 5\Nenek Fatimah warga Kelayan A Kecamatan Banjarmasin Selatan.jpg
NENEK Fatimah warga Kelayan A Kecamatan Banjarmasin Selatan saat menerima kunci program rumah layak huni BAZNAS Kota Banjarmasin, yakni program bedah rumah 2025, di Banjarmasin, Rabu (21/5).(foto:mb/ant)

BANJARMASIN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melaksanakan perbaikan rumah tidak layak huni milik warga setempat pada 2025.

Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin H Riduan Masykur di Banjarmasin, Rabu, menyampaikan, peluncuran program disebutnya Rumah Layak Huni BAZNAS ini ditandai selesainya perbaikan satu rumah tidak layak huni milik warga.

Berita Lainnya

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

1 April 2026
Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

1 April 2026

“Kita meresmikan dengan satu rumah warga selesai diperbaiki, yakni rumah Nenek Fatimah,” ujarnya.

Diungkapkan Riduan, rumah Nenek Fatimah yang berada di Gang Gembira Kelayan A, Kecamatan Banjarmasin Selatan mendapatkan program ini karena sangat tidak layak huni.

“Nenek Fatimah tinggal dengan satu anak dan dua cucu, rumah beliau dulu sangat tidak layak huni, karena keluarga tidak mampu, hingga mendapatkan bantuan perbaikan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, anggaran untuk perbaikan satu rumah rumah Rp35 juta, ditambah bantuan dari Bank Kalsel untuk pemenuhan isi rumah.

“Jadi dibantu juga seperti kasur, lemari, televisi dan perangkat dapur dan lainnya, itu sekitar Rp8 jutaan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, program ini juga mendukung program 100 Hari Kerja Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin dan Wakil Wali Kota Ananda dalam visi Banjarmasin Maju Sejahtera.

“Untuk satu bangunan rumah yang sudah selesai ini bagian menyukseskan program100 Hari Kerja Yamin-Ananda, selanjutnya kita rencanakan sebanyak 15 unit rumah tidak layak huni,” ujarnya.

Riduan menyampaikan, program perbaikan rumah tidak layak huni ini bisa meningkatkan mengikuti besarnya pengumpulan zakat, infaq dan sedekah dari masyarakat.

“Seperti pada 2024, ada sebanyak 27 rumah tidak layak huni yang diperbaiki,” ungkapnya.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakot Banjarmasin, M Taufik Rivani menyampaikan apresiasi atas program BAZNAS kota setempat yang sangat menginspirasi dan membantu penanganan rumah tidak layak huni di kota ini.

“Peresmian program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan bukti bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata bagi warga kurang mampu,” ujarnya.

Pemkot Banjarmasin sangat mendukung dan mengupayakan pendistribusian zakat, infaq dan sedekah dari seluruh pegawai ke BAZNAS, sebab nyata programnya bagi masyarakat. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper