
BANJARMASIN – Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Kota Banjarmasin telah menerima kiriman sapi kurban di rumah potong hewan (RPH) Basirih.
Kepala UPTD RPH Basirih, Annang Dwijatmiko memperkirakan sapi kurban yang baru masuk sekitar 500 ekor di kandang yang terisi sejak minggu kemarin.
“Belum kita hitung jumlah pastinya, tapi kalau melihat kandang yang terisi mungkin ada sekitar 500 ekor,” ucap Annang usai meninjau sapi kurban di RPH Basirih, Selasa (20/5).
Annang mengungkapkan, ada beberapa ekor sapi yang mengalami kelelahan fisik saat tiba di RPH Basirih, karena proses pengiriman cukup jauh dari daerah pemasok pulau Jawa di Madura.
“Di depan itu ada 4 ekor yang kelelahan,” ujarnya.
Ia mengatakan, jenis sapi kurban tak berbeda jauh dari tahun sebelumnya yakni jenis sapi Madura dan sapi Bali.
Ia memperkirakan kebutuhan sapi kurban di Kota Seribu Sungai sekitar 2.110 ekor. Sedangkan kambing kurban 920 ekor. “Jadi total kurang lebih 3 ribu ekor,” katanya.
Adapun dalam waktu dekat sapi kurban akan kembali datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT) Kupang, diperkirakan masuk H-10 sebelum Hari Raya Idul Adha.
Sementara, Rahman salah seorang juragan sapi di RPH Basirih menuturkan, saat ini sapi kurban miliknya yang sudah datang ada sekitar 77 ekor.
“Alhamdulillah semua sehat,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, untuk Idul Adha tahun ini, sapi kurban miliknya sudah dipesan pembeli sekitar 30 ekor lebih, dengan kisaran harga Rp 20 juta per ekornya tergantung beratnya.
“Kalau sapi Madura Rp 75 per kilogramnya sedangkan sapi Kupang Rp 72 per kilogramnya,” ujarnya.
Diakuinya penjualan sapi kurban tahun ini mengalami peningkatan hingga mencapai 10 persen, jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Kebanyakan pembeli sapi berasal dari Kota Banjarmasin, sisanya ada di Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Lauti, dan Sungai Danau.
“Kalau sapi sudah masuk, langsung dibagi-bagikan karena sudah ada yang mesan,” tutupnya. via

