
BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan peralatan dan sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun 2025.
“Kami telah menyiapkan peralatan dan anggota taruna siaga bencana (tagana) untuk menghadapi bencana kathurla tahun 2025 ini,” kata Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos, Minggu (18/5).
Menurut Madi –sapaan akrabnya, untuk menghadapi karhutla dan masa peralihan saat ini, pihaknya menyiapkan tiga mobil tangki air kapasitas 5.000 liter dan empat mesin pemadam kebakaran (damkar) portible.
Pihak dinsos juga menyiapkan puluhan anggota tagana yang stand by di posko untuk memonitor kemungkinan terjadinya karhutla.
Madi menjelaskan, untuk posko utama dalam penanganan karhutla di Kalsel di sepakati di panti sosial di kawasan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.
“Kita juga menyiapkan anggota tagana dan mobil tangki air untuk bergabung bersama petugas lainnya dalam posko utama tersebut,” ujarnya.
Dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terburuk kabut asap akibat Karhutla, lanjut dia, pihaknya juga menyiapkan rumah aman (safe house) bagi warga yang rentan terhadap kabut asap.
“Kita menyiapkan Dinas Sosial Provinsi Kalsel di Banjarmasin untuk rumah aman bencana kabut asap,” katanya seraya menyebutkan warga yang rentan terdampak kabut asap meliputi anak-anak, lanjut usia (lansia) dan ibu hamil (bumil).
Ia menambahkan, selain dapur umum, dinsos juga menyiapkan permakanan yang bergizi juga areal bermain untuk anak-anak di lokasi safe house tersebut.
Pada kesempatan itu, Madi juga mengungkapkan tim terpadu termasuk dari Tagana Kalsel pada Sabtu (17/5), telah melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan alkah PDI Perjuangan di Landasan Ulin Banjarbaru. ani

