Mata Banua Online
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Gubernur : Program Peningkatan Penggunaan P3DN Dorong Ekonomi Lokal

by Mata Banua
24 April 2025
in Pemprov Kalsel
0

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, H Muhidin melalui Penjabat (Pj) Sekdaprov Kalsel, H Muhammad Syarifuddin, MPd menbuka Seminar dan Talk Show Transformasi Digital untuk Pengadaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Melalui E-Katalog Versi 6.0, di Banjarmasin, Rabu (24/4).

Pembukaan kegiatan ditandai pemukulan gong oleh Pj Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin dan sekaligus membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel.

Berita Lainnya

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

26 Maret 2026
Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

26 Maret 2026

Gubernur Kalsel, H Muhidin mengatakan bahwa di Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan, perbaikan tata kelola pengadaan, sudah menjadi komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

H Muhidin menyampaikan, program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), memiliki peran yang sangat penting dalam membangun ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program ini diselenggarakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2022, tentang percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi (UMKM), dalam rangka menyukseskan gerakan nasional bangga buatan Indonesia, pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.

“Inpres ini juga mengamanatkan agar mengalihkan proses pengadaan yang manual, menjadi elektronik dan melalui program ini juga diberikan mandat untuk merencanakan, mengalokasikan dan merealisasikan minimal 40 persen, nilai anggaran belanja barang/jasa untuk mengunakan produk UMK dan koperasi dari hasil produksi dalam negeri,” katanya.

Perkembangan terkini program P3DN di Kalsel, cukup membanggakan dan berdasarkan data rekapitulasi dashboard monitoring PDN, tahun anggaran 2024 sampai dengan bulan desember 2024 pada aplikasi bigbox LKPP, persentase realisasi PDN per 31 Desember 2024, mencapai Rp3,98 trilyun atau 94,52 persen.

Namun demikian, sebut Muhidin, pihaknya menyadari bahwa capaian ini perlu untuk terus ditingkatkan. “Kita tidak boleh berpuas diri dengan pencapaian yang sudah diraih, melainkan harus terus bekerja bersama dan merangkul semua pemangku kepentingan, menuju keberhasilan yang lebih tinggi lagi,” sampainya. rny/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper