
Semangka merupakan salah satu buah kegemaran Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW diketahui pernah memakan semangka yang dicampur dengan kurma matang yang masih basah (kurma ruthab). Beliau bersabda, “Panas dari buah ini (kurma) dinetralkan oleh unsur dingin dari buah ini (semangka)” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).
Ya, semangka memang menjadi pilihan sajian khususnya di musim panas. Sebab, ada sensasi segar saat mengunyahnya. Rasanya yang manis dan penuh air membuat semangka sangat cocok dikonsumsi untuk mengusir hawa gerah.
Jika Anda mengonsumsi semangka, kalau bisa, bijinya jangan disisihkan atau dibuang. Sebab, biji semangka ternyata memiliki banyak kandungan yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh.
Berikut adalah lima zat nutrisi dan khasiatnya yang terdapat dalam biji semangka, seperti dilansir dari livestrong.com.
Kaya akan protein
Biji semangka mengandung protein yang tinggi. Salah satu jenis protein yang terkandung pada biji semangka adalah arginine. Zat ini mampu mengontrol peredaran darah dan juga mencegah dari penyakit jantung kororner.
Vitamin B
Jenis vitamin ini membantu dalam mengubah makanan menjadi energi. Selain itu, kandungan niacin (jenis vitamin B) dalam biji semangka mampu menjaga sistem saraf, sistem pencernaan, dan juga kesehatan kulit.
Magnesium
Berdasarkan riset National Institutes of Health, magnesium membantu mengatur tekanan darah dan juga metabolisme karbohidrat. Selain itu, zat ini juga membantu mengatur gula darah. Tidak hanya magnesium, biji semangka juga mengandung fosfor, natrium, dan kalium.
Lemak baik
Yang paling mengejutkan adalah biji semangka ternyata mengandung lemak. Ada tiga macam jenis lemak yang terkandung pada biji semangka. Yaitu lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, dan omega 6. Jenis lemak tersebut membantu menurunkan tekanan darah.
Tinggi kalori
Segenggam biji semangka kering mengandung lebih dari 600 kalori. Jumlah kalori tersebut hampir dengan tiga kali lipat dibandingkan dengan satu cangkir nasi merah.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan at-Timrdizi, Nabi Muhammad SAW pernah makan semangka yang dicampur dengan ruthab (kurma matang yang masih basah). Beliau SAW bersabda: “Panas di buah ini dinetralisasi oleh unsur dingin di buah ini.”
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya yang berjudul Ath-Thibb an-Nabawi menjelaskan, hadis mengenai Nabi SAW memakan semangka dan ruthab ini ada beberapa. Namun, yang sahih hanya hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi.
Mengenai makannya, Ibnu Qayyim menyarankan buah ini dikonsumsi sebelum makan besar. Sebagian kalangan medis menyatakan, “Bila dikonsumsi sebelum makan, dapat mencuci perut dan menghilangkan penyakit dalam lambung.” rep

