Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Wawali: PPPK Harus Pahami Jati Diri ASN

by Mata Banua
21 April 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\April 2025\22 April 2025\5\hal 5\Ananda berfoto bersama pesera orientasi PPPK Banjarmasin.jpg
WAKIL Walikota Banjarmasin Hj Ananda berfoto bersama para PPPK yang sedang mengikuti orientasi yang digelar BKD Diklat setempat.(foto:mb/ist)

 

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menitipkan pesan tegas kepada ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PPPK diingatkan tentang pentingnya memahami jati diri ASN setiap memulai tugas di lingkungan pemerintahan.

Berita Lainnya

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

5 April 2026
Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

5 April 2026

“Kami tidak ingin mereka bekerja tanpa tahu siapa diri mereka sebagai ASN. Ini bukan hanya soal rutinitas, ini soal nilai, norma, dan etika birokrasi,” ujar Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda di hadapan 279 PPPK hasil seleksi tahun 2024 dalam rangkaian orientasi yang digelar Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin, Senin (21/4) pagi.

Menurutnya, para PPPK baik itu guru, tenaga kesehatan, maupun tenaga teknis, harus memiliki pondasi yang sama dalam nilai nilai inti ASN, seperti kolaboratif, berintegritas, dan disiplin.

“Sudah disampaikan tadi, core values ASN itu harus ditanamkan dari awal. Karena mereka ini akan menjadi wajah pelayanan publik di masa depan,” tambahnya.

Sebab, sambung Ananda, orientasi tersebut bukan hanya untuk mengenalkan sistem kerja, tetapi juga sebagai langkah preventif atas potensi pelanggaran yang bisa muncul.

Sementara, Kepala BKD Diklat Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengungkapkan ada kasus pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh PPPK baru di masa lalu.

“Ada yang baru diangkat, tapi sudah melanggar aturan. Itu yang kita tidak inginkan. Karena itu, orientasi ini wajib. Kita tekankan dari awal: disiplin itu bukan pilihan, itu keharusan,” tegasnya.

Totok juga merinci PPPK yang mengikuti orientasi kali ini adalah mereka yang lolos seleksi 2024. Untuk gelombang kedua, orientasi lanjutan akan digelar pada 7–9 Mei 2025 mendatang, meskipun jumlahnya tidak sebanyak gelombang pertama.

“Kalau semua digabung, dari guru, tenaga kesehatan, sampai tenaga teknis—semuanya ada. Dan nantinya mereka akan ditempatkan sesuai kebutuhan instansi masing-masing,” jelasnya.

Totok juga berpesan, sebagai pegawai baru maka bersikaplah seperti orang baru. “Sosialisasi, belajar, jangan sok tahu, dan yang paling penting jangan melanggar. Karena semua mata sedang tertuju ke kalian,” tutupnya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper