
BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menerima bantuan hibah kendaraan roda empat untuk penanggulangan bencana dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan.
Bantuan hibah kendaraan roda empat tersebut diserahkan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan Fadjar Majardi, dan di terima Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Gusti Yanuar Rifai, Kamis (17/4).
Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos membenarkan pihaknya telah menerima bantuan hibah dalam rangka penanganan bencana di Kalsel.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BI Perwakilan Provinsi Kalsel atas perhatian dan kepeduliannya menyediakan mobil untuk penanganan bencana di Kalsel,” katanya, Minggu (20/4).
Menurut Madi –sapaan akrabnya, dengan adanya bantuan hibah tersebut semakin memperkuat dinas sosial dalam penanganan bencana di Kalsel.
Sebelumnya, tahun 2024 lalu Dinas Sosial Provinsi Kalsel juga mendapat bantuan kapal Sea Rider dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.
Madi menyebutkan, selain Kapal Sea Rider, pihaknya juga mendapat mobil dapur umum lapangan (dumlap) modern baru dengan kapasitas 75 kg beras, dan bisa memasak dalam waktu 40 menit senilai Rp 1,4 miliar.
“Hingga kini Dinas Sosial Provinsi Kalsel mempunyai tiga mobil dapur umum portable, tiga mobil dapur umum lapangan box, dan tiga buah mobil tangki air kapasitas 5.000 liter,” ujarnya.
Kemudian, lanjut dia, empat buah mobil rescue/RTU, dua mobil truk bak kayu, tiga sepeda motor trail, satu motor Viar, satu kapal cepat, dua perahu karet (Seaboat), satu perahu Dilohin, dua buah perahu Floating.
“Ada juga satu perahu karet U-380/Lianya, satu perahu karet Y-480/Jenhal, satu perahu karet LCR 530, satu mobil ambulance roda empat, dua motor PCK patroli, satu motor operasional DU, satu mobil angkut, dan satu perahu Polythelene,” ucap Madi.
Selain itu, satu drone, tujuh mesin tempel, tiga genset, satu alat komunikasi HP satelit, satu tenda psikososial, 13 tenda regu, enam tenda pleton, 16 tenda keluarga, dan 12 tenda pengungsi.
Selanjutnya, lima tenda dapur umum, dua unit tenda pengungsi payung, dua unit tenda logistik, 754 unit velbed, 106 unit rompi pelampung, satu unit tenda posko, 26 unit tenda keluarga 2015, dan dua unit tenda keluarga payung. ani

