
BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan restocking ikan lokal di dua titik perairan umum, yakni Desa Pantai Raya Belanti dan Desa Sukaramai, Kabupaten Tapin, akibat penurunan populasi karena overfishing, pencemaran, dan kerusakan habitat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan sumber daya ikan lokal.
“Restocking ini adalah salah satu langkah nyata kami mengembalikan populasi ikan lokal yang saat ini mulai terancam. Tidak hanya untuk menjaga ekosistem, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat yang bergantung pada perikanan tangkap,” ujarnya, Rabu (16/4).
Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Dislutkan Kalsel untuk merehabilitasi ekosistem perairan, serta menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati.
Sebanyak 36 ribu ekor benih ikan di tebar ke perairan tersebut yang terdiri atas 16 ribu ekor benih Ikan Gabus (Channa Striata) dan 20 ribu ekor benih Ikan Papuyu (Anabas Testudineus), dua spesies endemik yang memiliki peran penting dalam keseimbangan ekosistem perairan lokal.
Ia menambahkan, restocking ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memulihkan habitat alami, seperti sungai, danau dan rawa, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami berharap dengan meningkatnya populasi ikan lokal, masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dari sisi ekonomi. Ini adalah bagian dari pembangunan perikanan yang berkelanjutan,” ucapnya.
Penyerahan dan penebaran benih dilakukan langsung Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Penangkapan di dampingi staf seksi PSDP, serta jajaran dari Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tapin.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat setempat yang diharapkan turut menjaga keberlanjutan hasil restocking agar manfaatnya bisa dirasakan secara jangka panjang.
Sementara, restocking atau penebaran kembali bibit ikan adalah upaya untuk menambah populasi ikan di perairan umum yang mengalami penurunan akibat berbagai faktor seperti penangkapan ikan berlebihan atau perubahan kondisi lingkungan. ant

