
BANJARMASIN – Pembangunan Rumah pompa dan pintu air di Sungai Belasung baru saja rampung pada Maret 2025. Meski demikian, rumah pompa dan pintu air yang dibangun untuk meminimalisir banjir ini, belum dapat dioperasionalkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah menjelaskan, alasan belum bisa berfungsi karena menunggu sambungan listrik dari PLN.
“Kebutuhan daya listrik untuk bisa mengoperasionalkan sangat besar. Mungkin sekitar 147 ribu watt. Jadi memang memerlukan persiapan lagi dari sisi kami maupun PLN,” ungkap Suri di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Kamis (10/4).
Saat ini lanjut Suri, pihaknya masih menyelesaikan administrasi kelistrikan untuk rumah pompa dan pintu air tersebut bersama pihak PLN.
“Karena daya listrik yang besar maka harus punya trafo listrik tersendiri. Kami juga harus menyiapkan biaya operasi dan pemeliharaannya pasca sudah terpasang dan menyiapkan bayaran bulannya,” jelas Suri.
Suri menargetkan apabila memungkinkan, rumah pompa dan pintu air pertama di Kota Banjarmasin sudah beroperasional di pertengahan bulan ini.
“Pertengahan atau akhir April ini, kita usahakan karena saat ini masih hujan dan pasang air masih tinggi. Insya Allah segeranya kami intenskan komunikasi dengan teman-teman PLN,” pungkasnya.
Pemasangan rumah pompa dan pintu air di sungai Belasung tersebut adalah yang pertama di Banjarmasin. Tujuannya untuk meminalisir banjir yang masuk ke kawasan perkotaan khususnya jalan Lambung Mangkurat, R Soeprapto dan MT Haryono dengan kapasitas pompa 1.000 liter/detik. via

