Mata Banua Online
Selasa, April 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kerugian Bencana Sosial Capai Rp 24,110 M

by Mata Banua
8 April 2025
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2025\April 2025\9 April 2025\2\ascc.jpg
Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos. (foto:mb/dok)

BANJARMASIN – Kerugian akibat bencana sosial yang di dominasi musibah kebakaran pemukiman penduduk di Provinsi Kalimantan Selatan selama triwulan I (Januari-Maret) tahun 2025 mencapai Rp 24,110 miliar.

“Kalau melihat kerugian yang di alami selama triwulan I tahun 2025 ini terjadi peningkatan, mengingat tahun lalu di periode yang sama tercatat sekitar Rp 20,946 miliar,” kata Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos, Selasa (8/4).

Berita Lainnya

Pembangunan Jembatan Garuda Ditargetkan Selesai Tiga Bulan

Pembangunan Jembatan Garuda Ditargetkan Selesai Tiga Bulan

6 April 2026
Walikota Tinjau Pelaksanaan TKA SMP

Walikota Tinjau Pelaksanaan TKA SMP

6 April 2026

Menurut Madi –sapaan akrabnya, dari kerugian akibat bencana sosial itu terbesar di alami Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mencapai Rp 8,730 miliar, di susul Kota Banjarmasin Rp 7,375 miliar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sekitar Rp 2,250 miliar, Kabupaten Banjar Rp 1,850 miliar, dan Hulu Sungai Utara (HSU) sekitar Rp 1,440 miliar.

Selain itu, Kabupaten Kotabaru Rp 850 juta, Tapin Rp 700 juta, Balangan Rp 450 juta, Kota Banjarbaru Rp 315 juta, dan Tanah Laut (Tala) Rp 150 juta.

Ia membeberkan, selama triwulan I telah terjadi 40 kali bencana sosial, yang secara data mengalami penurunan di banding tahun lalu sebanyak 63 kali.

Menurut Madi, dari 40 kali bencana kebakaran pemukiman penduduk, terbanyak di Kota Banjarmasin 20 kali, Kabupaten Banjar enam kali, dan Kota Banjarbaru empat kali.

Kemudian, Kabupaten HST, HSU, Balangan dan Tanbu masing-masing dua kali, sementara di Tapin dan Kotabaru masing-masing satu kali.

Akibat bencana kebakaran pemukiman penduduk tersebut, sebanyak 96 kepala keluarga (KK) atau 275 jiwa kehilangan tempat tinggal, dan satu orang meninggal dunia serta dua luka-luka di Kota Banjarmasin.

“Bencana kebakaran pemukiman juga menyebabkan 64 buah rumah penduduk mengalami rusak total, 26 buah rumah rusak berat, dan 16 buah rumah rusak ringan,” ungkapnya. ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper