
BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengajak penggiat seni atau seniman untuk mendukung pembangunan kota dengan memberikan ide-ide kreatif yang menjunjung kearifan lokal.
“Ide-ide kreatif para seniman sangat kami butuhkan untuk membantu dan berkontribusi membangun kota ini,” ujarnya usai menghadiri Ngaji Puisi ke-5 dan bedah buku YS Agus Suseno di Banjarmasin, Senin.
Yamin mengapresiasi kegiatan ngaji puisi yang telah berjalan lima tahun terakhir di bulan suci.
Dia mengharapkan perkembangan seni khususnya sastra di Kota Banjarmasin gaungnya bisa lebih terasa dan berdampak baik untuk kemajuan bersama.
“Ngaji puisi ini punya karakter beda dengan kegiatan serupa seperti Tadarus Puisi dan Majelis Puisi. Karena lebih dalam membahas karya puisi,” tutur Yamin.
Di balik itu, Yamin mengharapkan kepada seluruh seniman dan sastrawan yang hadir agar momen ini bisa direfleksikan sebagai ajang bertukar ide, pikiran dan gagasan untuk mendukung kemajuan daerah, terlebih soal pengembangan kota di bidang lingkungan.
“Sekali lagi apresiasi kami bahwa Ngaji Puisi ini merupakan kegiatan yang inspiratif. Semoga setelah malam ini, para sastrawan atau penyair kota Banjarmasin dapat terus menyumbangkan ide dan pikiran bagi pengembangan kesenian dan kemasyarakatan, agar visi misi Banjarmasin Maju dan Sejahtera dapat terwujud,” ujarnya.
Terkait sosok YS Agus Suseno yang wafat pada 12 September 2024, Yamin menyampaikan pujian atas berbagai karya seni, khususnya seni sastra yang dibuatnya.
Karena, karya seni sastra di antaranya yang tergabung dalam buku berjudul “Baruh Urang Dikaruni, Baruh Saurang Taung” dari kumpulan peribahasa Banjar yang ditulisnya sejak 2014-2019, sangat inspiratif.
“Kita mengenal kembali sosok YS Agus Suseno, penyair yang dikenal kritis dan lantang. Sosok almarhum merupakan teladan bagi kita semua dalam sikap berkesenian dan merupakan salah satu putera kebanggaan bagi kota Banjarmasin,” ujarnya. ant

