
BANJARMASIN – Sebuah rumah permanen berbahan beton berlantai satu seberang MTs Al Islamiyah SMIP 1946 Banjarmasin, Jalan Masjid Jami, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara amblas sedalam satu meter.
Rumah permanen tersebut pun nyaris ambruk, diduga pondasi patah, dan tongkat tidak kuat menahan beban berat, pada Jumat (21/3).
Saat ini Minggu (23/3) kondisi bangunan dalam keadaan miring ke kiri pemilik rumah, warga sekitar khawatir bangunan roboh dan mengenai bangunan lainnya yang berdekatan dengan rumah tersebut.
Penghuni rumah, Fery kepada awak media mengungkapkan, dari sore Jumat tadi ia mendengar suara gemeretak tapi tidak ia indahnya dan menduga hanya suara pohon tertiup angin.
Namun demikian, pada malam hari sekitar pukul 21.09 Wita, ada hentakan kuat di bangunan rumah tersebut dan lantai rumah terbelah dua.
“Sekitar pukul 21.00 Wita ada suara gemeretak dilihati lantai terbelah dua, seisi rumah pun menyelamatkan diri, mengamankan barang dan surat berharga,” ucap Ferry.
Bangunan rumah semakin mengkhawatirkan, warga pun memberitahu Lurah Surgi Mufti, Ahmad Zazuli, kepada awak media Lurah Surgi Mufti mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kota Banjarmasin untuk membantu warga yang melakukan evakuasi.
Petugas BPBD Kota Banjarmasin tidak lama setelah dilaporkan tiba di lokasi, beserta warga membantu penghuni rumah mengevakuasi barang dan dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
Bukan hanya pemilik rumah yang bangunannya amblas itu saja, petugas BPBD juga mengevakuasi mereka yang indekos di belakang bangunan yang hampir amblas tersebut.
Petugas BPBD Kota Banjarmasin, Andy Putra mengatakan, pihaknya sudah mengevakuasi penghuni dan penghuni yang berada di belakang rumah yang hampir ambruk.
“Kita mengambil langkah melakukan evakuasi warga untuk meminimalisir kerugian materiil serta memastikan keamanan dan selamatan warga, karena khawatir rumah ambruk, jatuhannya menimpa bangunan sekitar yaitu indekos yang ada berpenghuninya ikut di evakuasi ke tempat yang aman,” ucapnya.
Bangunan rumah tampak miring ke kiri, masih ada terdengar suara gemeretak dari bangunan, sementara pada kedua sisi ada bangunan rumah warga, belakang ada kos-kosan masih ada penghuni.
Pihak kepolisian dari Polsek Banjarmasin Utara dan anggota BPBD Kota Banjarmasin, ikut berjaga bersama warga sekitar, memastikan keamanan dan sebagian petugas mengatur arus lalu lintas didekat rumah ambruk.
Proses penanganan terus berlanjut, warga diminta polisi untuk waspada, adanya kemungkinan bangunan tersebut ambruk. sam/ani

