
BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin HMYamin membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Banjarmasin tahun 2026, di Hotel Best Western Kindai Banjarmasin, Kamis (20/3).
Rapat musrenbang ini untuk mengukur, mengkaji serta menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan tentang perencanaan program kegiatan dan target capaian pembangunan SKPD di tahun 2026 mendatang.
Yamin berharap penyusunan rencana pembangunan bisa berjalan selaras dengan arah kebijakan RPJMD Kota Banjarmasin yang telah tersusun.
“Ini momen penting untuk kita berbagi ide, gagasan, pemikiran yang kemudian nanti bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menyusun dokumen perencanaan,” katanya.
Dirinya meminta, dalam proses penyusunan dokumen agar memperhatikan skala prioritas yang berbasis pada kebutuhan masyarakat dan persoalan kedaruratan.
“Artinya kita ingin dokumen yang dihasilkan ini bukan sekadar sebuah kertas atau catatan belaka. Namun, betul betul dibersamai dan mampu mengakomodir kepentingan semua pihak,” jelas Yamin.
Dia menekankan sejumlah tantangan dan permasalahan yang terjadi di kota Banjarmasin harus dijadikan atensi untuk perencanaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Yamin mengharapkan kolaborasi seluruh stakeholder termasuk lapisan masyarakat agar turut terlibat aktif dalam mengawal pembangunan daerah.
“Tentu dengan perhatian lebih terhadap persoalan terkini, serta melibatkan berbagai unsur melalui perencanaan terintegrasi, kita semua ingin ini bisa menjawab segala isu yang ada,” katanya.
Sementara, Kepala Badan penelitian pembangunan daerah ( Litbangda) Kota Banjarmasih Ahmad Sauqi mengatakan, arah kebijakan terkait peningkatan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur masyarakat. “Banyak masukan yang akan dirangkum seperti pendidikan yakni SMA dan SMK di dua wilayah, ada juga soal penanganan sampah hingga penataaan sungai, “kata Sauqi. via

