Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Mengapa Susah BAB Saat Puasa? Ternyata Ini Penyebab

by Mata Banua
16 Maret 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Maret 2025\17 Maret 2025\11\Halaman 1-11 Senin\mengapa.jpg
(foto:mb/web)

Saat menjalani puasa, banyak orang mengeluhkan sulit buang air besar (BAB) atau sembelit. Kondisi ini bisa membuat perut terasa penuh, tidak nyaman, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sembelit mungkin dianggap sebagai hal yang sepele. Tapi bagi beberapa orang kondisi ini benar-benar menyebalkan karena membuat perut terasa betah dan tidak nyaman.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Makanya, sangat penting mengetahui apa sebenarnya penyebab susah buang air besar saat puasa agar bisa diatasi dengan mudah. Berikut ini beberapa penyebab susah buang air besar atau sembelit saat puasa:

1. Kurang asupan serat

Melansir Women’s Health, serat berperan penting dalam melancarkan pencernaan. Saat berpuasa, pola makan berubah, dan sering kali asupan serat dari buah, sayur, serta biji-bijian berkurang. Padahal, serat membantu menjaga pergerakan usus agar tetap normal.

2. Kurang asupan cairan

Saat tidak makan dan minum dalam waktu lama, tubuh kehilangan banyak cairan. Apalagi jika kita lupa memenuhi kebutuhan air saat sahur dan berbuka. Kekurangan cairan membuat tinja menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.

3. Kurang asupan karbohidrat kompleks

Beberapa orang memilih mengurangi konsumsi nasi, roti gandum, atau makanan berkarbohidrat kompleks saat puasa. Padahal, makanan ini mengandung serat yang dapat membantu mencegah sembelit.

4. Kurang aktivitas fisik

Selama puasa, banyak orang mengurangi aktivitas fisik agar tidak mudah lelah. Padahal, kurang bergerak dapat memperlambat kerja usus, sehingga menyebabkan sembelit.

5. Faktor lain yang memperparah sembelit

Selain perubahan pola makan dan aktivitas, beberapa faktor lain bisa meningkatkan risiko sembelit saat puasa, seperti konsumsi obat tertentu, kebiasaan minum alkohol (sebelum puasa), atau penggunaan pencahar berlebihan. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper