
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin dan Ketua Tim Penggerak PKK kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselanggarakan Penjabat (Pj) Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin di rumah dinasnya, Jalan Dharma Praja Raya Banjarmasin, Sabtu (15/03).
Tampak hadir pula, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel, Dr HM Tambrin, asisten, staf ahli dan tenaga ahli gubernur serta para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.
Tausiah sebelum berbuka puasa disampaikan Ustadz H Muhammad Mubaraq seputar keutamaan ibadah puasa dan pembelajaran yang terkandung di dalamnya.
Disampaikan Ustadz Mubaraq, segala ibadah yang dilakukan, termasuk puasa, hendaknya dilakukan semata-mata karena Allah SWT, bukan tujuan lain atau embel-embel lainnya.
Sikap tanpa pamrih inilah yang banyak dicontohkan Rasulullah dalam tindakannya, salah satunya kebiasaan menyuapi seorang Yahudi yang buta.
Orang tersebut selalu mencaci Rasullullah SAW saat bertemu dan setelah Rasulullah wafat, baru ia tahu bahwa orang yang selalu dicacinya itu adalah Rasulullah yang selalu memberi makan dan menyuapinya.
Dikisahkan juga peristiwa pada Nabi Nuh yang yang ditelan ikan. Kisah ini mengandung pelajaran bahwa, Allah SWT yang memberikan hidayah kepada hambanya, sedangkan para nabi hanya bertugas menyampaikan, tak bisa memaksa atau mengubah seseorang.
Setelah tausiah, ustadz Mubaraq memimpin pembacaan zikir dan tahlil, ditutup dengan doa haul oleh HM Tambrin. Buka puasa dilanjutkan shalat magrib berjamaah yang diimami Ustadz Mubaraq, diakhiri makan bersama. sal/adpim/ani

