
BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan memastikan efesiensi anggaran yang dilaksanakan pemerintah daerah tidak berpengaruhi terhadap rencana pendirian lumbung sosial tahun 2025 di Kalsel.
“Efesiensi anggaran pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel tidak berpengaruh terhadap rencana pendirian lumbung sosial di Kalsel tahun 2025,” kata Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Achmadi, SSos di Banjarmasin, Minggu (16/3).
Menurut Madi (sapaan akrabnya) untuk tahun 2025 ini direncanakan pendirian delapan lumbung sosial dan sebagian besar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang telah ditetapkan sebagai salah satu kawasan siaga bencana (KWSB) di Kalsel.
Sedikitnya ada enam lumbung sosial di Kabupaten HST untuk mendukung KWSB yakni Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Batang Alai Selatan (BAS), Batang Alai Utara (BAU), Limpaso, Labuan Amas Selatan (LAS) dan Kecamatan Haruyan.
Sedangkan lumbung sosial yang sudah berdiri di Kabupaten HST, sebut Madi, Kecamatan Hantakan, Barabai, Batu Benawa, Pandawan dan Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU).
Madi menyebutkan lumbung sosial juga sudah berdiri pada 11 kecamatan di Kabupaten HSS itu antara lain Kecamatan Loksado, Padang Batung, Kandangan, Simpur, Kalumpang, Sungai Raya, Daha Selatan, Daha Utara, Daha Barat, Angkinang dan Kecamatan Telaga Langsat.
Sedangkan di Kabupaten Tanbu meliputi Kecamatan Teluk Kepayang, Kusan Hulu, Kusan Tengah, Kusan Hilir, Mantewe, Karang Bintang dan Kecamatan Satui.
Selain itu, lumbung sosial yang sudah berdiri dua buah di Kabupaten Tapin yakni Kecamatan Candi Laras Selatan (CLS) dan Kecamatan Binuang.
Kemudian, empat di Kabupaten Kotabaru yakni Kecamatan Pulau Sembilan, Hampang, Sungai Durian dan Kecamatan Sampanahan, empat di Kabupaten Banjar meliputi Kecamatan Simpang Empat, Materaman, Martapura Timur dan Kecamatan Martapura Barat.
Selanjutnya, tiga buah lumbung sosial di Kota Banjarmasin yakni Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin Timur dan Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Lumbung sosial itu, sebut Madi, merupakan tempat penyimpanan logistik tanggap darurat bencana bagi warga masyarakat yang terdampak bencana sekaligus sebagai upaya pendepatan bantuan darurat bencana digaris terdepan.
Lumbung sosial tersebut antara lain berisi bahan permakanan, bahan non makanan, obat-obatan, bufferstock alat dapur keluarga, tenda gulung, kasur lipat, food ware, pelampung, tenda keluarga, selimut merah, matras dan kids ware. ani

