Mata Banua Online
Rabu, April 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

2.993 Jamaah Calon Haji Kalsel Sudah Lunasi Biaya Haji 2025

by Mata Banua
11 Maret 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Maret 2025\12 Maret 2025\5\hal 5\Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin.jpg
KEPALA Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin. (Foto:ant/kemenag kalsel)

BANJARMASIN – Sebanyak 2.993 Calon Jamaah Haji (CJH) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) periode 2025 dari kuota haji sebanyak 3.818 orang.

“Persentase yang sudah melunasi biaya haji sesuai kuota yang tersedia sudah sekitar 81 persen hingga saat ini,” ujar Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel Muhammad Tambrin di Banjarmasin, Selasa.

Berita Lainnya

Walikota Sepakat Benahi Banjir dari Hulu ke Hilir

Walikota Sepakat Benahi Banjir dari Hulu ke Hilir

7 April 2026
Disdik Kaji Kesiapan Full Day pada Tingkat SD

Disdik Kaji Kesiapan Full Day pada Tingkat SD

7 April 2026

Menurut dia, proses pelunasan Bipih untuk pelaksanaan ibadah haji reguler tahun 1446 Hijriah/2025 dibuka 14 Februari hingga 14 Maret 2025.

“Artinya tinggal beberapa hari lagi, semoga bisa tercapai sesuai kuota,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui besaran Bipih untuk Embarkasi Haji Banjarmasin 2025 sebesar Rp 59.331.751.

Tambrin pun mengungkapkan capaian pelunasan tertinggi ada di Kabupaten Balangan dengan 96 persen atau 114 orang yang melunasi dari 119 kuota yang tersedia.

Sedangkan capaian terendah ada di Kota Banjarmasin dengan 62 persen atau 456 orang yang melunasi dari 734 kuota yang tersedia.

Berdasarkan keterangan sementara dari Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten/Kota, kata Tambrin, rendahnya serapan pelunasan di beberapa daerah disebabkan oleh beberapa faktor antara lain faktor ekonomi, menunda dikarenakan suami/isteri tidak istitha’ah, pembatalan dikarenakan meninggal suami/isteri (lansia), jamaah yang menunda keberangkatan tanpa diketahui alamat tinggal, serta faktor lainnya.

Tambrin pun meminta kepada jajarannya di Kemenag kabupaten/kota agar dapat meningkatkan koordinasi serta menjalin komunikasi yang lebih intens lagi agar proses pelunasan Bipih berjalan dengan lebih baik lagi hingga tahap akhir pelunasan pada beberapa hari ke depan.

“Dengan begitu panjangnya daftar tunggu keberangkatan di wilayah kita, maka kami mengajak saudara-saudara untuk bersama-sama berdoa, berusaha, saling koordinasi, dan menjalin komunikasi yang intens agar proses pelunasan Bipih di beberapa hari ke depan, hingga penutupan tahap I dan II dapat berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Dia pun menginstruksikan bagi daerah yang masih rendah persentase pelunasan Bipih, agar Kemenag-nya segera membentuk tim percepatan pelunasan, segera hubungi calon jamaah yang sudah terdaftar berangkat tahun ini, sehingga dapat diketahui permasalahannya, untuk selanjutnya dapat segera dipersiapkan cadangannya.

“Kita harus segera bergerak, calon jamaah haji yang belum dapat terhubung segera hubungi,” ujarnya. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper