Mata Banua Online
Minggu, Februari 1, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

DLH Tapin tangani sampah di bahu jalan lintas Kalimantan

by Mata Banua
5 Maret 2025
in Daerah, Lintas
0

 

MELUBER-Tumpukan sampah yang meluber di bahu jalan lintas provinsi jalan Ahmad Yani, kecamatan Tatakan, Desa Rumintin di Rantau, Kabupaten Tapin. (foto:mb/ant)

RANTAU-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, berupaya menangani tumpukan sampah yang kerap muncul di bahu Jalan Lintas Kalimantan, Desa Rumintin Kecamatan Tatakan.

Berita Lainnya

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

29 Januari 2026
SD Islam Solusi latih puluhan peserta Totok Punggung

SD Islam Solusi latih puluhan peserta Totok Punggung

28 Januari 2026

Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 DLH Tapin Supian Noor mengatakan pihaknya memantau dan mengangkut sampah di lokasi tersebut sebanyak lima kali sebulan.

“Sampah di sana sudah menutupi bahu jalan, Kami dari DLH setiap minggu memantau dan melakukan pengangkutan,” ujar Supian di Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa.

Selain pengangkutan rutin, DLH Tapin juga telah memasang spanduk larangan membuang sampah sembarangan di bahu jalan sebagai langkah pencegahan.

Supian menyebutkan, sosialisasi kepada aparat desa di Kecamatan Tatakan, termasuk Desa Rumintin, juga telah dilakukan untuk mengedukasi warga agar tidak membuang sampah di bahu jalan.

“DLH bahkan mendorong warga untuk berkontribusi dalam sistem iuran guna membayar jasa tukang sampah keliling,” katanya.

Menurut keterangan warga setempat, ucap Supian, sebagian besar sampah yang menumpuk bukan berasal dari penduduk Desa Rumintin, melainkan dari orang luar desa.”Warga Rumintin sendiri sudah memiliki tukang sampah keliling yang dibayar melalui iuran,” ujar Supian.

Ia menjelaskan, sebagai solusi jangka panjang DLH Tapin berencana mengusulkan program satu truk angkut sampah untuk setiap kecamatan.

Saat ini, kata dia, Kecamatan Salam Babaris sudah memiliki truk angkutan sampah sendiri yang langsung membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setelah proses pengangkutan.

“Dengan adanya usulan program satu truk sampah ini berharap dapat mengurangi kebiasaan buruk masyarakat dalam membuang sampah sembarangan,” ucapnya.{[an/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper