Mata Banua Online
Rabu, April 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Walikota Ingin Temui Menteri LH Bahas TPAS Basirih

by Mata Banua
4 Maret 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Maret 2025\5 Maret 2025\5\hal 5\Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin saat berinteraksi dengan ASN.jpg
WALIKOTA Banjarmasin H Muhammad Yamin saat berinteraksi dengan ASN usai memimpin apel perdana di halaman Balaikota, Senin (3/3).(Foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin menyampaikan ingin menemui Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq untuk membahas tempat pengelolaan akhir sampah (TPAS) Basirih yang ditutup.

“Kami terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk bisa bertemu memaparkan rancangan strategis berkaitan dengan masalah yang ada,” ujarnya di Kota Banjarmasin, Senin.

Berita Lainnya

Walikota Sepakat Benahi Banjir dari Hulu ke Hilir

Walikota Sepakat Benahi Banjir dari Hulu ke Hilir

7 April 2026
Disdik Kaji Kesiapan Full Day pada Tingkat SD

Disdik Kaji Kesiapan Full Day pada Tingkat SD

7 April 2026

Menurut dia, Pemko Banjarmasin terus mencoba memikirkan solusi terbaik dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup agar darurat sampah bisa selesai.

“Kami ingin menyampaikan perencanaan terkait situasi darurat sampah ini dan semoga bisa jadi atensi mereka untuk memberi ruang bagi kami agar bisa memanfaatkan wilayah TPAS yang masih tersisa. Sembari apakah mungkin akan kita lakukan penghijauan di lahan TPAS yang telah ditutup ini, kita juga akan meminta solusi,” ujarnya.

Yamin yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta, menegaskan bahwa krisis sampah harus segera ditangani.

Menurutnya, hal ini merupakan PR yang harus diselesaikan bersama sama, baik oleh masyarakat maupun kesadaran dari perangkat daerah terkait.

“Saya ingin kita semua sadar bahwa kondisi kita saat ini darurat sampah. Jangan hanya menyalahkan masyarakat, kita di pemerintahan harus memberi contoh dulu. ASN harus disiplin dalam memilah dan mengelola sampah,” tegas Yamin.

Sebagaimana diketahui, Kota Banjarmasin masih menghadapi masalah serius dengan persoalan tumpukan sampah yang belum tertangani secara maksimal. Permasalahan ini pun jelas sangat dikeluhkan oleh warga.

Di samping penumpukan di sejumlah titik, Yamin menyadari bahwa keterbatasan armada pengangkut sampah juga tak luput dari sorotan. Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat juga turut memperburuk situasi.

Atas kondisi tersebut, Yamin menekankan bahwa berbagai upaya dan solusi harus dimulai dari internal pemerintahan.

Yamin mengungkapkan, sebelum resmi bertugas, dia telah mempercayakan penanganan sampah kepada Wakil Walikota, Hj Ananda.

“Saya melihat ada perubahan, tapi belum maksimal. Makanya, kita harus lebih serius lagi,” katanya. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper