Mata Banua Online
Kamis, April 9, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemko Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Aman

by Mata Banua
26 Februari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Februari 2025\27 Februari 2025\5\Pemko Banjarmasin dan Penprop Kalsel.jpg
PEMKO Banjarmasin dan tim TPID Kalsel memantau stok dan harga sembako di pasar tradisional dan modern di kota ini, Rabu (26/2).(foto;mb/ist)

BANJARMASIN – Jelang Ramadhan 1446 Hijriah, Pemko Banjarmasin bersama Forkopimda dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalsel melaksanakan pemantauan langsung terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar di kota ini, Rabu (26/2).

Pemantauan dilakukan di pasar tradisional Pekauman, gudang beras, dan pasar modern Lotte Mart ini. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan, kondisi pasokan dan harga bahan pokok masih dalam batas wajar.

Berita Lainnya

Walikota dan Dandim 1007 Tanam Padi di Sungai Andai

Walikota dan Dandim 1007 Tanam Padi di Sungai Andai

8 April 2026
Yamin Minta Dukungan Perluasan Wilayah ke Pemprov

Yamin Minta Dukungan Perluasan Wilayah ke Pemprov

8 April 2026

“Hari ini kita lihat beras dan minyak goreng dari distributor ke pengecer masih normal dan mengambil keuntungan yang wajar,” katanya.

Seperti, beras Mayang Usang di distributor Rp15.000 per liter, sedangkan di pengecer sekitar Rp 18.000 per liter. Untuk minyak goreng, selisih harga dari distributor ke pengecer berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000, yang masih bisa dikatakan wajar,” katanya.

Menurutnya, stok sembako dalam kondisi aman. “Alhamdulillah, kita aman. Apalagi sekarang baru selesai panen, jadi tidak ada gangguan seperti yang pernah kita alami tiga tahun lalu,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan menegaskan tidak ada lonjakan harga yang signifikan. “Secara keseluruhan, dari hasil pemantauan di tiga titik, baik di pasar tradisional, distributor, maupun retail modern, stok bahan pokok sangat cukup di Kalimantan Selatan. Selisih harga dari distributor ke pengecer pun masih dalam kategori wajar,” ujarnya.

Meski demikian, Sulkan meminta masyarakat agar dapat melaporkan kejadian tersebut melalui jalur resmi.

“Kalau ada aksi borong yang tidak wajar, masyarakat bisa melaporkannya ke Dinas Perdagangan atau layanan perlindungan konsumen yang tersedia, seperti di Layanan Konsumen Elektronik (LKE) sehingga segera menindaklanjuti dan berkoordinasi untuk mencegah ketidakseimbangan pasokan di pasar,” jelasnya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper