Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Keberadaan TPS HKSN Dinilai Tidak Layak

Tiap Hari Sampah Meluber dan Terjadi Kemacetan

by Mata Banua
5 Februari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Februari 2025\6 Februari 2025\5\Hal 5\TPS di Jalan HKSN meluber hingga ke tengah jalan.JPG
TPS di Jalan HKSN, Kecamatan Banjarmasin Utara tampak tidak bisa lagi menampung sampah, hingga meluber hingga memakan separoh jalan, Rabu (5/2) sore. Ini menjadi pemandangan rutin setiap hari, dan sering berdampak pada kemacetan lalu lintas di saat-saat tertentu. (Foto:mb/ms)

 

BANJARMASIN – Masyarakat di sekitar Kompleks HKSN dan AMD Permai, Kecamatan Banjarmasin Utara, mengeluhkan keberadaan tempat pembuangan sementara (TPS) di persimpangan Jalan HKSN.

Berita Lainnya

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

5 April 2026
Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

5 April 2026

Mereka menilai keberadaan TPS itu sangat tidak layak, karena hampir setiap hari sampah meluber hingga memakan separoh jalan. Akibatnya, sering terjadi kemacetan di jam-jam tertentu, seperti pada pagi dan sore serta malam hari.

Salah seorang perwakilan warga, sebut saja Hj Aina, mengaku sangat geram dengan fenomena yang tiap hari menjadi pemandangan yang sangat tidak mengenakkan tersebut.

“Saya yakin orang-orang (pejabat, Red) di Pemko Banjarmasin pasti banyak yang pintar-pintar. Tapi, kenapa mereka tidak bisa melihat hal yang tidak pantas dipandang mata, akibat dampak keberadaan TPS di HKSN ini,” ucapnya, Rabu (5/2).

Tiap hari, lanjut Hj Aina, terjadi kesemrawutan dan kemacetan lalu lintas parah, akibat sampah meluber sampai ke tengah jalan.

Ia berharap, Walikota Banjarmasin tidak menutup mata dengan keadaan seperti ini. “Kami tiap hari tidak hanya mencium aroma bau busuk sampah di lingkungan kami, tapi juga merasakan betapa menyesakkannya ketika menghadapi kemacetan lalu lintas saat melintas di TPS tersebut,” katanya.

Hj Aina mendesak walikota secepatnya mencarikan solusi untuk memindahkan TPS HKSN, yang notabene berada di kompleks perumahan dan di pinggir jalan yang dilalui ribuan orang setiap hari.

“Walikota perlu memikirkan tempat pembuangan sampah yang baru. Kami di sini sudah cape mencium bau busuk sampah. Walikota harus peduli, karena kami juga ingin hidup sehat,” tukasnya.

Berdasarkan pantauan Mata Banua, Rabu (5/2) sore, sampah tampak meluber hingga memakan separoh jalan raya. Sementara, di dalam TPS-nya sendiri sudah penuh dan tampak menggunung.

Beberapa hari terakhir terakhir ini, armada truk sampah tidak lagi mengangkut seluruh sampah di TPS HKSN. Ini, merupakan dampak dari penyegelan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hingga pembuangan dialihkan ke TPA Banjarbakula dengan jumlah terbatas. ms

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper