
BANJARMASIN – Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Banjarmasin turut membuat Masjid Al Muflihun yang berada di kawasan Jalan Beruntung Raya, Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan sampai tergenang hingga sepekan lebih.
Berdasarkan pantauan, genangan air banjir bahkan sampai masuk setinggi mata kaki di dalam bangunan masjid. Bahkan karena saking lamanya terendam kondisi keramik dalam masjid pun sudah mulai tertumpuk lumpur dan lumut.
Diungkapkan salah seorang pengurus Masjid Al Muflihun, Abdul Aziz, kondisi ini sudah berlangsung sejak Jumat (10/1) yang lalu. Dan hingga saat ini masih tergenang. “Ini sudah lumayan lama. Sudah 2 kali hari Jumat,” ucapnya Selasa (21/1), seperti dikutip jejakrekam.com.
Ia pun lantas menerangkan awal mula tergenangnya bangunan masjid hingga kebagian dalam ini dikarenakan air pasang yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Waktu itu saat saya mau azan sholat subuh, pas masuk ternyata sudah mulai tergenang,” tuturnya.
Karena hal tersebut, Aziz pun menerangkan beberapa perabotan masjid, seperti shaf sajadah dan lainnya menjadi terendam akibat terendam.
Kondisi ini semakin diperparah dengan hujan deras yang melanda Banjarmasin beberapa hari kebelakang. Hingga akhirnya membuat lantai dalam bangunan mesjid semakin tinggi terendam.
Kejadian ini pun, dikatakannya sudah terjadi dua kali. Dimana yang pertama kali masjid tersebut terendam yakni ketika banjir besar yang melanda Kalimantan Selatan pada 2021 yang lalu.
“Saat itu lebih dalam lagi genangan airnya,” ucapnya.
Lebih lanjut, akibat tergenangnya masjid ini, untuk sementara waktu warga sekitar tidak bisa menggunakannya untuk beribadah.
“Jadi warga sementara sholat dirumah saja atau ditempat lain yang tidak terkena banjir,” tandasnya. jjr

