Mata Banua Online
Selasa, April 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

BPBD Tabalong Pasang Alat Pendeteksi Gempa dan Tsunami

by Mata Banua
22 Januari 2025
in Daerah, Tabalong
0

 

Kepala BPBD Tabalong saat menunjukkan alat WRS.ist

TANJUNG – Dalam rangka memperlengkapi alat pendeteksi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong kembali menambah satu alat baru.Selain memiliki alat untuk mendeteksi banjir hang bernama Early Warning System (EWS), BPBD baru-baru ini memiliki alat baru yang bernama Warning Receiver System (WRS).

Berita Lainnya

Mayat Laki-laki Ditemukan Tergantung di Garagata

Mayat Laki-laki Ditemukan Tergantung di Garagata

13 April 2026
LDII Tabalong Gelar Silahturahim Syawal

LDII Tabalong Gelar Silahturahim Syawal

13 April 2026

“Alat ini merupakan milik dari BMKG Balikpapan dan telah terpasang di belakang Kantor Kecamatan Jaro, yang berguna untuk mendeteksi gempa bumi dan tsunami,” jelas Kepala BPBD, Haris Fakhrozi, Selasa (21/2).

Haris menambahkan, meskipun potensi gempa di Tabalong relatif kecil, hal ini merupakan wujud kewaspadaan BPBD Tabalong terhadap adanya bencana alam.”Setidaknya melalui alat ini kami bisa memberikan informasi kepada masyarakat apabila terjadi bencana, meskipun bencana tersebut tidak berpotensi di Tabalong,” ujarnya.

Ia menyebutkan, alat tersebut terkoneksi ke monitor ruangan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Posdalops) di Kantor BPBD Tabalong dan bisa mendeteksi gempa sekecil apapun.

“Alat ini terkoneksi langsung ke monitor Posdalops dan bisa mendeteksi gempa sekecil apapun. Ini juga bisa di akses seluruh bencana yang ada di Indonesia,” jelasnya

Selain itu, lanjutnya, alat WRS ini nantinya akan standby serta dipantau selama 24 jam oleh BPBD Tabalong secara online agar bisa memberikan kabar kepada masyarakat apabila terjadi bencana.”Apabila nanti ada terjadi bencana, maka sesuai dengan kewenangan yang telah diterapkan, kami akan langsung membunyikan alarm supaya masyarakat bisa mengetahuinya,” ungkapnya.

Selain ada di Tabalong, alat ini juga ada di ada terpasang di daerah yang ada di Kalimantan Selatan.”Selain di Kabupaten Tabalong, alat yang diperuntukkan untuk mendeteksi gempa dan tsunami ini juga di pasang di Tanah Bumbu, Kota Baru dan Martapura,” pungkasnya.yan/rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper