
BANJARMASIN – Turunkan 15 orang untuk perbaikan kebocoran pipa, PAM Bandarmasih targetkan perbaikan selesai dalam 12 jam. Posisi kebocoran pipa HDPE diameter 500 mm di persimpangan Jalan Gatot Subroto-Veteran ini sangat dekat dengan jalan raya, menyebabkan tidak memungkinkan menurunkan alat berat, sehingga untuk saat ini penggalian dilakukan secara manual.
Demi mempercepat proses, PAM Bandarmasih langsung menurunkan total 15 orang ke lapangan. Ketika lalu lintas lebih lengang, maka akan diturunkan alat berat yang diperlukan guna mempercepat pekerjaan perbaikan.
Supervisor TRD 2 Abdurrahman menyebutkan hingga saat ini penyebab kebocoran belum diketahui dan masih diinvestigasi.
“Pekerjaan masih dilakukan manual karena indikasi kesulitan pada lalu lintas yang padat dan juga posisi kebocoran di persimpangan. Selain itu ada indikasi air sungai pasang, saat ini sudah digali sekitar pipa bocor sedalam 2,5 meter,” terangnya.
Adapun wilayah terdampak yang mengalami penurunan tekanan air hingga mati total yaitu sebagian Banjarmasin Utara yang meliputi Jln Hasan Basri sebelah kanan, Simp Tangga, Cemara, Flamboyan, Cendana, Sei Miai, Sei Andai, Sei Jingah dan juga Mesjid Jami.
Supervisor Humas Murjani menghimbau kepada pelanggan yang memerlukan air bersih untuk menghubungi mobil tangki PAM Bandarmasih melalui Call Center di 05113252541 atau Whatsapp Center di 0811515146.
Supervisor Humas tersebut juga menyampaikan pemohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan atas kebocoran ini.
“Kami mengucapkan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan atas ketidak nyamanan ini,” ujarnya.
Adapun pemulihan akan dilakukan secara bertahap setelah perbaikan selesai. via/ril

