Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tiap Bulan 2 ODGJ Meninggal di Rumah Singgah

by Mata Banua
20 Januari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Januari 2025\20 Januari 2025\5\budian-noor.jpg
BUDIAN NOOR. (foto;mb/ist)

 

BANJARMASIN – DINAS Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin menyebut, ada sekitar 1 sampai 2 orang penghuni di Rumah Singgah Baiman yang meninggal dunia.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial di Dinsos Kota Banjarmasin, Budian Noor menerangkan, sebagian besar penghuni Rumah Singgah yang meninggal ini merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

Disebutkannya, saat ini ada sekitar 60 orang ODGJ terlantar yang ditampung di Rumah Singgah Baiman. “Orang terlantar yang mengidap ODGJ rata-rata yang meninggal ini sekitar 2 orang,” ucapnya, Selasa (14/1), seperti dikutip jejakrekam.com.

“Dan untuk yang baru masuk juga ada sekitar 1 sampai 2 orang perbulannya,” tambahnya.

Budi menerangkan, meninggalnya ODGJ terlantar ini biasanya tidak terdeteksi, baik dari gejala yang diidap maupun tanda-tanda sakit yang mereka dapatkan. “Kadang-kadang mereka diam, besoknya meninggal secara mendadak,” tuturnya.

“Jadi memang tidak ada penyakit menjelang kematian mereka,” sambungnya.

Lebih lanjut dirinya menyebutkan, apabila pihaknya menerima kabar ODGJ terlantar meninggal dunia, maka pihaknya akan melaporkan dan menyerahkan hal tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin.

Sebab DLH Kota Banjarmasin memiliki lahan sendiri, untuk menguburkan para orang terlantar mengidap ODGJ yang meninggal tersebut. “Mereka yang akan menyelenggarakan pemakamannya sampai selesai,” tandasnya. jjr

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper