Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Banjarmasin Segera Wujudkan Kota Sehat

Hilangkan WC Apung di Pinggir Sungai

by Mata Banua
19 Januari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
WALIKOTA Banjarmasin H Ibnu Sina saat memberikan pengarahan kepada seluruh lintas SKPD yang tergabung dalam Forum Kota Sehat Banjarmasin dalam rangka Persiapan Verifikasi Penyelenggaraan Kota Sehat 2025 di Aula Balaikota, Jumat (17/1).

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina berkomitmen mewujudkan sebagai kota sehat secara nasional pada 2025 termasuk menghilangkan jamban atau toilet apung.

Ibnu Sina di Banjarmasin, Jumat, menyampaikan aksi menghilangkan WC apung di pinggiran sungai sebagai komitmen bersama, karena sebanyak 44 kelurahan yang sudah mendeklarasikan gerakan stop BAB sembarangan.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

“Di lapangan kita sudah bekerja sama untuk melaksanakan sanitasi, yaitu merobohkan jamban apung (WC) di pinggiran sungai yang diganti dengan WC umum menggunakan bio filter agar warga Banjarmasin stop BAB sembarangan,” ujarnya.

Untuk gerakan maksimal penanganan di lapangan tersebut, sebanyak 30 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemerintahan kota dilibatkan.

Ibnu Sina menekan ini untuk mempersiapkan verifikasi penyelenggaraan kota sehat 2025 secara nasional.

Oleh karena itu, katanya, dalam waktu setengah bulan ini akan membentuk tim terpadu untuk memaksimalkan kinerja di lapangan serta melengkapi dokumen-dokumen yang ada agar terpenuhi.

Dia pun sangat konsen untuk ini, karena secara pribadi, Ibnu Sina merupakan Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) yang anggotanya sebanyak 492 kabupaten/kota.

“Saya sebagai Ketua AKKOPSI Pusat, Banjarmasin harus menjadi kota sehat, sanitasinya selesai, karena kita diuntungkan mempunyai perusahaan daerah yang menangani masalah limbah cair, itu tidak ada ditempat lain,” jelasnya.

Yang dimaksud adalah Perumda Pengolahan Air Limbah Domistik (PALD) Kota Banjarmasin yang sudah melayani sebanyak 7.000 sambung rumah tangga.

Dia mengungkapkan sebagai syarat untuk menjadi kota yang layak disebut “kota sehat” secara nasional untuk capaian harus 80 persen gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan.

Sebanyak 44 kelurahan hingga 2024 sudah deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan, artinya sudah 84 persen dari 52 Kelurahan di Kota Banjarmasin.

“Persyaratan kota sehat itu minimal 80 persen bebas dari buang air besar sembarangan (BABS), 44 kelurahan sudah tidak ada lagi BABS,” katanya. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper