Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemprov Usulkan Tambahan Dua KWSB

by Mata Banua
12 Januari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Januari 2025\13 Januari 2025\5\hal 5\H ACHMADI.jpg
Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Achmadi, SSos.(foto:mb/dok)

BANJARMASIN – Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial setempat pada tahun 2025 mengusulkan tambahan dua kawasan siaga bencana (KWSB) yang merupakan pengembangan kampung siaga bencana (KSB).

“Jika tambahan dua KWSB ini terealisasi tahun 2025, maka Kalsel akan memiliki lima KWSB, karena tahun 2023 lalu ada dua dan tahun 2024 satu,” kata Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Achmadi, SSos, di Banjarmasin, Minggu (12/1).

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

Menurut Madi (sapaan akrabnya), dua KWSB di Kalsel yang akan diusulkan tahun 2025 tersebut yakni KWSB Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Banjar.

Sedangkan KWSB tahun 2023 lalu di Kabupaten HSS meliputi Kecamatan Loksado, Padang Batung, Kandangan, Simpur, Kalumpang, Sungai Raya, Daha Selatan, Daha Utara, Daha Barat, Angkinang dan Kecamatan Telaga Langsat.

Kabupaten Tanbu ada delapan kecamatan meliputi Kecamatan Teluk Kepayang, Kusan Hulu, Kusan Tengah, Kusan Hilir, Mantewe, Karang Bintang, Batulicin dan Kecamatan Satui.

KWSB tahun 2024 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) meliputi Batang Alai Timur (BAT) Batang Alai Selatan (BAT), Batang Alai Utara (BAU), Limpasu, Hantakan, Batu Benawa, Barabai, Pandawan, Haruyan, Labuan Amas Selatan (LAS) dan Labuan Amas Utara (LAU).

Menurut Madi, pembentukan KWSB tersebut menggunakan prinsip pengurangan resiko bencana berbasis komunitas dan merupakan upaya peningkatan ketahanan bencana.

Melalui KWSB ini sejalan dengan misi Kalsel yakni meningkatkan ketahanan bencana dan bisa dilakukan pencegahan yaitu serangkaian kegiatan yang dilakukan sebagai upaya menghilangkan dan atau mengurangi ancaman bencana.

Selain itu juga mitigasi bencana yaitu mengurangi resiko bencana melalui pembangunan fisik maupun meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana sebagai bentuk ketahanan bencana.

Tujuan pembentukan KWSB, kata Madi, memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan risiko bencana, membentuk jejaring masyarakat siaga bencana berbasis masyarakat di daerah rawan bencana.

Meningkatkan potensi masyarakat dalam penanganan bencana, memperkuat keterampilan masyarakat dalam penanganan bencana, mengoptimalkan sumber daya alam dan manusia dalam penanganan bencana di daerah rawan bencana. ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper