Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Human Metapneumovirus Belum Masuk Banjarmasin

by Mata Banua
12 Januari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Januari 2025\13 Januari 2025\5\hal 5\Tabiun Huda dr.jpg
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, dr Tabiun Huda. (foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Human Metapneumovirus (HMPV) dilaporkan telah terdeteksi di Indonesia. Meski demikian, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, dr Tabiun Huda, masyarakat tidak perlu khawatir.

Virus yang menyerang saluran pernafasan itu tidak terlalu berbahaya. Gejalanya sangat mirip dengan flu biasa seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Sebagian besar orang yang terinfeksi akan pulih dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan khusus.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

“Jadi yang perlu dilakukan jaga kondisi tubuh dan kebersihan. Ketika batuk pakai masker, sama halnya ketika menjaga dari virus covid-19 1alu, agar menutup hidung dan mulut ketika bersin dan batuk,” jelas Tabiun, akhir pekan tadi.

Menurut Tabiun, meski sudah terdeteksi di Indonesia. Namun ia memastikan virus itu belum masuk di Kota Banjarmasin. Kementerian kesehatan pun belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait bahaya HMPV. “Tidak ada rilis kementerian kalau HMPV berbahaya, tapi kita semua tetap harus tetap waspada, jaga kebersihan dan minum vitamin,” tegasnya.

Ia menjelaskan, bahwa gejala tertularnya virus HMVP sama dengan flu biasa, sehingga penanganannya pun hampir sama, dan munculnya gejala tergantung pada kondisi tubuh masing-masing.

“Gejalanya pilek, kalau sudah terkena rentang waktunya tergantung kondisi tubuh, kalau kondisi tubuhnya bagus maka akan cepat membaik,” jelasnya.

Tabiun juga berpesan kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan. Ia menyarankan tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin seperti es.

“Hindari makan minum es, minum lah vitamin, karena penyakit ini tidak memandang usia, mau anak-anak, dewasa, lansia pasti bisa kena,” tambahnya.

Menurutnya, masyarakat juga tidak perlu takut berlebihan jika mengalami pilek, karena rasa takut justru dapat menurunkan daya tahan tubuh.

“Kalau ada yang kena pilek, jangan terlalu takut, kalau kita takut daya tahan tubuh akan menurun, jadi percaya diri saja kalau tidak bakalan kena virus HMPV,” pesannya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper