Mata Banua Online
Senin, April 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tanda Stroke akan Datang: Seseorang akan Nyium Bau Roti Panggang Gosong?

by Mata Banua
29 Desember 2024
in Mozaik
0
D:\2024\Desember 2024\30 Desember 2024\11\Halaman 1-11 Senin\tabda.jpg
(foto:mb/web)

Ada anggapan lama yang beredar bahwa mencium aroma samar roti panggang gosong (padahal sebenarnya tidak ada atau dikenal sebagai “bau hantu”) merupakan pertanda seseorang akan terserang stroke. Mitos ini sering dibahas di platform seperti Reddit, bahkan disebutkan dalam sebuah lagu oleh komedian dan musisi Bo Burnham.

Wajar jika banyak orang ingin mengetahui tentang tanda-tanda stroke, sebuah kondisi darurat medis di mana pembuluh darah yang memasok otak tersumbat atau pecah. Seorang ahli bedah neurointervensional di University of Pittsburgh Medical Center, dr Alhamza Al-Bayati, mengatakan stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan di dunia.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Asisten profesor di Departemen Neurologi di University of Texas Southwestern Medical Center, dr Erica Jones, menyebut stroke juga merupakan penyebab kematian kelima di Amerika Serikat. Namun, fokus pada bau roti panggang gosong ternyata keliru. “Bau hantu” tersebut sama sekali tidak menandakan akan terjadinya stroke. Jones menegaskan bahwa gejala tersebut tidak nyata dan sebenarnya tidak terkait dengan stroke.

Kepala neurologi di Rumah Sakit Mount Auburn di Massachusetts, dr Linda Wendell, mengaku belum pernah mendengar rumor tersebut secara langsung, meskipun orang lain di sekitarnya pernah. Ia pun menegaskan bahwa tidak ada bukti yang mendukung gagasan bahwa bau hantu merupakan tanda stroke.

Asal-usul mitos

Meskipun tidak berdasar, mitos ini cukup tersebar luas. Dari mana asalnya? Para ahli belum sepenuhnya yakin, tetapi Jones memiliki teori.

“Bau hantu lebih umum terjadi pada kasus kejang, khususnya pada epilepsi,” kata Jones dikutip dari laman Huffington Post, kemarin

Munculnya bau tersebut diduga terkait dengan kondisi neurologis sehingga orang salah mengira kejang sebagai stroke dan menganggap bau tersebut sebagai gejala stroke. “Padahal, sangat jarang gejala ini terkait dengan stroke, bahkan di antara kasus kejang pun, ini masih merupakan gejala yang langka,” kata Al-Bayati.

Menurutnya, “bau hantu” juga dikaitkan dengan kondisi neurologis lain, yaitu migrain. Singkatnya, jika Anda sering mencium bau roti panggang gosong, sebaiknya konsultasikan dengan dokter, tetapi hal ini bukan berarti Anda pasti akan terkena stroke. Alih-alih terpaku pada aroma roti panggang gosong, para dokter menyarankan untuk lebih memperhatikan tanda-tanda stroke yang sebenarnya, serta faktor gaya hidup dan kondisi yang dapat meningkatkan risiko stroke.

Tanda-tanda peringatan stroke yang sebenarnya

Setelah menepis mitos bau hantu, penting untuk mengetahui tanda-tanda stroke yang jelas. Jones menekankan bahwa stroke tidak hanya dapat dicegah tetapi juga sangat dapat diobati asalkan mendapatkan penanganan medis dengan segera.

“Jika Anda bisa sampai ke rumah sakit dalam waktu tiga hingga empat jam setelah gejala muncul, dokter akan lebih mudah membalikkan gejala stroke,” kata dia.

Tentu saja, semakin cepat ditangani, semakin baik. Setiap menit yang berlalu saat stroke terjadi, korban kehilangan 2 juta neuron di otak mereka, menurut Al-Bayati. Kerusakan sel ini berlanjut hingga aliran darah ke otak kembali normal.

Wendell menyarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan stroke. Ini termasuk mengonsumsi makanan bergizi dan menghindari makanan tinggi lemak atau kolesterol, serta makanan manis. Jones merekomendasikan konsumsi protein rendah lemak (seperti dada ayam, lentil, kacang-kacangan, kalkun, tahu, dan ikan), serta buah-buahan dan sayuran.

Aktivitas fisik juga penting. “Latihan kardiovaskular yang teratur sangat mengurangi risiko stroke,” ujar Jones.

American Heart Association merekomendasikan setidaknya 150 menit olahraga intensitas sedang (seperti jalan cepat, menari, atau aerobik air) setiap pekan, atau 75 menit olahraga berat (seperti berlari, berenang, atau melakukan pekerjaan berat di halaman).

Merokok juga meningkatkan risiko stroke. Selain itu, Wendell menekankan pentingnya berkonsultasi dengan dokter dan mengonsumsi obat yang tepat secara teratur jika Anda memiliki kondisi medis seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau diabetes. Penting untuk mengetahui kadar kolesterol dan tekanan darah Anda, dan memeriksakannya secara rutin, terlepas dari usia Anda.

“Stroke bisa menyerang semua usia. Anak-anak dan dewasa muda juga bisa terkena stroke, begitu pula orang lanjut usia,” kata Al-Bayati.

Orang yang lebih muda sering melewatkan janji temu dokter dan pemeriksaan fisik tahunan, padahal hal ini penting untuk kesehatan jangka panjang. “Banyak orang (yang lebih muda) merasa baik-baik saja, jadi mereka tidak merasa perlu pergi ke dokter. Padahal, tekanan darah tinggi, misalnya, seringkali tidak menimbulkan gejala, sehingga Anda bisa saja mengalaminya selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Sering kali kami mendapati pasien datang dengan stroke, dan baru saat itu kami memberitahu mereka bahwa mereka juga memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, dan masalah lainnya. Itulah pertama kalinya mereka mendengarnya, padahal mungkin sudah ada selama bertahun-tahun. Mereka tidak mengetahuinya karena tidak pernah memeriksakannya ke dokter”. rep

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper