
BANJARMASIN- Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILian berdayakan masyarakat melalui produksi Abon Lele di Sentra Mustahik Income Generating Program (MIGP) Kelurahan Tanjung Pagar Kecamatan Banjarmasin Selatan
Abon Lele Kula ini dibuat oleh para kelompok peternak ikan lele rumahan “ Mandiri Bersama” yang tergabung dalam Sentra Mustahik Kelurahan Tanjung Pagar Kecamatan Banjarmasin Selatan di bawah binaan Yayasan Baitul Maal (YBM) BRIlian.
Ditemui, Fasilitator Bidang Ekonomi YBM BRILian Budi Ikhsan mengatakan bermula dari banyaknya hasil tambak ikan lele berukuran besar yang ternyata susah dijual, akhirnya melalui YBM BRILian program Social Project BRIGHT Scholarship Ro Banjarmasin para masyarakat kelompok peternak ikan lele rumahan di Kelurahan Tanjung Pagar Kecamatan Banjarmasin Selatan diarahkan untuk membuat abon lele untuk dipasarkan kepada masyarakat.
“ Jadi ditahun 2022-2023 kami sangat kebingungan saat lele sudah berukuran besar, makanya diusulkan membuat abon dan di launchinglah Abon Lele Kula. Jadi mudah-mudahan harapan kami dengan abon lele ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat sekitarnya,” ujar Budi di Kelurahan Tanjung Pagar Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kamis (26/12) pagi.
Diharapkan masyarakat setempat bisa bekerjasama dengan pihak instansi pemerintah dan ini sudah dikenal Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin yang sebentar lagi akan berkunjung melihat langsung pembuatan Abon Lele Kula ini.” Kelompok Abon Lele ini terdiri dari 10 orang,” jelasnya.
Senada, Fasilitator Bidang Pendidikan YBM BRILian Padlianor menambahkan program ini berkolaborasi dengan masyarakat dengan memberikan bantuan Rp 10 juta untuk pembelian barang-barang dan bahan-bahannya.
“Setelah ini kita monitoring apakah program ini berjalan lancar, semoga itu harapannya berjalan dengan lancar dan dapat berkembang. Untuk pemasaran yang pertama untuk UMKM lokal bisa warung, toko dan mencari distributor ketempat-tempat yang lebih besar,” katanya.
Ahmad peternak ikan lele rumahan “ Mandiri Bersama” Kelurahan Tanjung Pagar sudah lama ikut kelompok peternak ikan lele ini, namun untuk pembuatan Abon Lele baru saja, setelah mendapat bantuan dari YBM BRILian. “ Produksi sehari bisa mencapai 10 kilogram, untuk 1 produk berat 100 gram harganya Rp 22 ribu,” tambahnya.
Sampai saat ini masih belum dipasarkan ke masyarakat karena masih mencari pemasaran kepada tempat-tempat penjualan Abon Lele lainnya.” Yang jelas ditempat kami hasil lelenya jumbo-jumbo dan segar-segar, selain itu Abon Lele dibuat tanpa bahan pengawet,” jelasnya.rds

