Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Walikota Ingin Warga Sungai Baru Dapatkan Sanitasi Layak

by Mata Banua
16 Desember 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\Desember 2024\17 Desember 2024\5\hal 5\walikota ingin warga sungai baru.jpg
(Foto: mb/via)

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi menyerahkan 2 buah bantuan unit WC dan pemasangan instalasi air bersih bagi masyarakat di Jalan Pekapuran A, Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Ini sebagai bentuk kepedulian korporat terhadap percepatan penurunan angka stunting sekaligus memastikan akses sanitasi yang layak. Selain itu, berkat kolaborasi yang terjalin antara Kelurahan Sungai Baru, PT Pelabuhan (Persero) Regional 3 Kalimantan (Pelindo), Perumda PALD Banjarmasin dan PTAM Bandarmasih melalui skema CSR.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

Diserahkan juga sarana kebersihan yang bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi warga terdampak berasal dari dana alokasi umum (DAU) kelurahan Sungai Baru tahun anggaran 2024.

Walikota Ibnu Sina bersyukur dan menyambut baik partisipasi aktif seluruh pihak dalam mendorong perbaikan kualitas sanitasi, termasuk soal gizi anak-anak yang terindikasi stunting, khususnya di kawasan Sungai Baru.

“Ini harus jadi perhatian kita semua, kegiatan kolaborasi seperti ini dengan melibatkan korporat dan pihak-pihak lain tentu sangat membantu,” ujarnya, Senin (16/12).

Persoalan stunting itu harus diselesaikan bersama-sama, tidak bisa bila pemerintah jalan sendiri. Makanya, menjadi atensi penuh dari para Lurah bersama seluruh stakeholder terkait yang setiap harinya bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Yang paling penting peran serta RT/RW, LPMK yang bekerja langsung di lapangan dibantu Lurah, Babinsa, Babinkamtibnas itu mendata betul lokus-lokusnya. Ini penting untuk memastikan mereka tertangani dengan baik,” beber Ibnu.

Saat ini sudah ada pendamping keluarga yang hampir setiap hari akan memantau tumbuhkembang anak tersebut, memastikan PMT yang diberikan itu dimaksimalkan dengan baik sehingga dalam 3 bulan mereka bisa terbebas dari stunting,” sambungnya.

Program ini penting untuk memastikan indikator capaian sanitasi, termasuk salah satunya pemenuhan gizi pada anak dan keluarga stunting itu dapat berjalan optimal.

“Sekali lagi terima kasih untuk bantuan semua pihak, terutama untuk dukungan peningkatan sanitasi layak dan aman,” tandasnya. via

Foto:

mb/via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper