BANJARMASIN – Plt Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso membuka Seminar Pendidikan dan Pelatihan Basic Rescue Kalimantan Selatan bagi anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Minggu (8/12).
Kegiatan ini dalam rangka Badadapatan Pemadam dan Relawan Kebakaran se-Kalimantan Selatan dengan mengusung tema: “Saarah, Satujuan, Masyarakat Banua Salamat Matan Bahaya Kebakaran.”
Tampak hadir Kepala Sub Direktorat Standarisasi Tata Operasional SDM Pembangunan Kebakaran pada Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, Danang Insita Putra.
Selain itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hj Husnul Hatimah, Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel, Zakly Asswan dan jajaran damkar lainnya.
Plt Gubernur Kalsel, H Muhidin dalam sambutan tertulis dibacakan Staf Ahli, Adi Santoso menyebut tantangan dalam mengelola bahaya kebakaran semakin kompleks dari waktu ke waktu.
Apalagi urbanisasi yang semakin pesat, menurutnya perubahan iklim dan pertumbuhan aktivitas industri meningkatkan potensi risiko kebakaran di berbagai sektor.
“Saya berharap melalui seminar ini kita dapat merumuskan strategi yang lebih inovatif dan tepat sasaran untuk mencegah, mengelola serta menanggulangi bahaya kebakaran di wilayah Kalimantan Selatan,” tegas H Muhidin.
Muhidin menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci keberhasilan dalam upaya penanggulangan kebakaran.
Pelaksanaan Diklat pemadam kebakaran kualifikasi basic fire rescue ini, baginya merupakan salah satu bentuk investasi besar dalam mempersiapkan tenaga pemadam kebakaran yang andal dan profesional.
Muhidin berharap para peserta diklat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kompetensi teknis dan memperkuat kesiapan mental.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus mendorong kesadaran masyarakat agar semakin peduli terhadap aspek keselamatan, baik di lingkungan rumah, tempat kerja maupun di area publik,” pungkasnya.
Pada kegiatan itu, para anggota damkar dari berbagai daerah diberikan pelatihan secara teori dan praktek. Sebanyak 600 anggota yang terdiri 62 operator pemadam, 28 basic rescue, 450 relawan pemadam kebakaran dan 50 winn greigite.
Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel, Zakly Asswan menyatakan kehadiran para seluruh relawan damkar yang berkumpul hari ini sangat luar biasa.
Zakly Asswan menilai sejumlah relawan sangat memiliki nilai tinggi terhadap sosial, sebab itulah kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kapabilitas relawan damkar. mr/adpim/ani

