Mata Banua Online
Minggu, April 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Guru Penggerak Diharapkan Hidupkan Komunitas Belajar

by Mata Banua
9 Desember 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\Desember 2024\10 Desember 2024\5\hal 5\Walikota Ibnu Sina menyempatkan diri mengunjungi dan berfoto di stand guru.jpg
WALIKOTA Ibnu Sina menyempatkan diri mengunjungi dan berfoto di stand guru penggerak Kota Banjarmasin. (Foto:mb/via)

 

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Selatan menggelar Lokakarya 7 Festival Hasil Panen Belajar tingkat Kota Banjarmasin tahun 2024, terpusat suatu Hotel Banjarmasin, Senin (9/12).

Berita Lainnya

Rosehan Halal Bihalal Bersama Masyarakat

Rosehan Halal Bihalal Bersama Masyarakat

12 April 2026
Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026

Mengangkat Tema “Tergerak, Bergerak, Menggerakkan”, selama 2 hari, peserta yang terdiri dari 138 Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan ke 11 Kota Banjarmasin, memamerkan berbagai metode dan inovasi pembelajaran sekolah.

Walikota Banjarmasin H.Ibnu Sina menyampaikan apresiasinya kepada para pelopor dan calon guru penggerak yang telah berdedikasi penuh dalam mengembangkan inovasi dan gagasan dalam sistem pembelajaran sekolah.

“Kita inginkan hasil-hasil inovasi belajae bermanfaat dan memberi dampak positif bagi peserta didik kita,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, 6 program prioritas Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) yang menekankan kualitas mutu pendidikan, seperti penguatan pendidikan karakter, wajib belajar 13 tahun dan pemerataan pendidikan, peningkatan kualifikasi dan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan unggul (Literasi, Numerasi, dan Sains Teknologi), pemenuhan saranan prasarana pendidikan, serta pembangunan bahasa dan sastra.

“Tentu kita ingin dengan implementasi program ini, dapat menuntut mereka (guru dan peserta didik, red) agar lebih kreatif dalam pembelajaran,” katanya.

Kepala BGP Kalsel Dian Fajarwati mengatakan, semakin banyak guru yang masuk guru penggerak semakin abgus sehingga banyak bekal dan melahirkan inovasi pembelajaran sekolah. ” Guru penggerak dilatih menjafi pemimpin pembelajaran dan Banjarmasin memiliki guru penggerak sangat banyak,” katanya.

Ia pun berharap kepada guru-guru penggerak dapat menghidupkan komunitas belajar di internal atau di luar sekolah sehingga ada banyak ruang diskusi positif di skeoah terkait topik kualitas pembelajaran. ” Jadi terjadi sharing- sharing terhadap masalah pendidikan sehingga kualitas semakin meningkat,” katanya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper