Mata Banua Online
Senin, April 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

TPA Basirih Akan Diubah Menjadi TPST

by Mata Banua
3 Desember 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\Desember 2024\4 Desember 2024\5\hal 5\Wawali Arifin noor saat meninjau TPA Basirih.jpg
WAKIL Walikota Arifin Noor saat meninjau TPA Basirih.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, bakal dirombak sepenuhnya menjadi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

Hal ini sesuai dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI beberapa waktu lalu, setelah melakukan kunjungan ke TPA Basirih, yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, Banjarmasin Selatan.

Berita Lainnya

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

12 April 2026
Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

12 April 2026

“Mereka ingin, pengelolaan kita dilakukan sebaik mungkin. TPA kita itu kan masih semi, karena ada dibawah permukaan laut,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yousfah Love, Senin (2/12), seperti dikutip jejakrekam.com.

Dilanjutkan Alive, untuk merealisasikan arahan tersebut TPA Basirih sepenuhnya akan diganti menjadi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

“Jadi semua TPA akan ditutup pada Tahun 2035, diganti dengan TPST. Secara keseluruhan bukan Basirih saja, tapi seluruh TPA yang tidak melakukan pengelolaan akan ditutup dan diganti dengan TPST,” jelasnya.

Hal ini dikatakannya karena menyusuaikan kondisi Kota Banjarmasin yang merupakan lahan basah, sehingga proses pengelolaan sampah akan lebih ditekankan daripada praktek penimbunan yang masih dilakukan hingga saat ini.

“Rekomendasinya memang menjadi TPST, sehingga disana nanti dilakukan pengelolaan sampah. Sehingga yang dibuang ke TPA itu cuma residu nya aja lagi,” jelasnya.

Terkait lahan yang tersedia untuk merealisasikan ini, Alive mengatakan di kawasan TPA Basirih memang masih ada ruang kosong untuk membangun area TPST.

Akan tetapi, di sisi lain ia juga mengakui hal ini akan memerlukan waktu yang cukup panjang, dikarenakan anggaran biaya yang diperlukan terbilang cukup tinggi.

Sehingga dirinya berharap dukungan tak hanya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin saja, namun juga dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel, ataupun hingga Pemerintah Pusat.

“Yang pasti ini akan beralih secara gradual, memang seperti itu langkah-langkah nya. Kita mengikuti arahan dan tahapan dari kementerian untuk menjadikan TPA kita menjadi TPST,” tandasnya. jjr

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper