BANJARMASIN – Nasib naas menimpa pasangan suami isteri (pasutri) di Jalan Kelayan B, Kelurahan Kelayan Tengah, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Keduanya menjadi korban pembacokan saat berpapasan dengan tetangganya Abdullah alias Ogut, Minggu (1/12) sekitar pukul 16.30 Wita.
Korban Syarifudin (32), mengalami luka pada bagian kepala, dan istrinya bernama Isa (30), mengalami luka pada bagian pergelangan tangan kanan dan jari manis serta jari telunjuk dan jari tengah tangan sebelah kiri.
Kapolsek Banjarmasin Selatan AKP Cristugus Lirens melalui Kanit Reskrim Iptu Sudirno menjelaskan, kejadian itu bermula saat Syarifudin dan istrinya hendak pergi keluar rumah dan bertemu dengan pelaku.
“Rumah korban dan pelaku berseberangan jalan, kemudian pelaku menghampiri kedua korban dan mengatakan ‘Kenapa ikam ketawa (mengapa kamu tertawa)’. Korban yang terkejut menjelaskan ia tidak mentertawakan pelaku dan mengatakan bahwa mereka tertawa sebelum pergi keluar rumah,” katanya.
Kemudian, pelaku yang tersinggung dengan sikap kedua korban pun marah dan mengambilkan senjata tajam jenis Parang.
“Pelaku membacokan Parang tersebut ke arah bagian kepala korban. Melihat hal itu istri korban langsung menahan dengan memegangi Parang tersebut karena akan di arahkan ke bagian perut suaminya,” ujarnya.
Melihat kejadian tersebut, lanjut dia, ayah korban langsung memukul pelaku dengan kayu hingga terjatuh. Melihat pelaku terjatuh, korban segera dilarikan warga ke rumah sakit terdekat.
Atas insiden ini, pelaku di jerat Pasal 351 KUHP dan saat ini sudah memdekam di sel tahanan Polsek Banjarmasin Selatan. sam

