Mata Banua Online
Selasa, April 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Plt Gubernur Kalsel Terima Penghargaan BI Award 2024

by Mata Banua
1 Desember 2024
in Headlines
0

 

PLT Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin bersama Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar ketika menghadiri pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) 2024 di Jakarta.

JAKARTA – Plt Gubernur Kalsel, H Muhidin didampingi Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menghadiri pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 serta menyimak seksama arahan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait sinergi memperkuat stabilitas dan transformasi ekonomi nasional, di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, di Jakarta, Jumat (29/11) malam.

Berita Lainnya

KPK Panggil 5 Petinggi Biro Travel Haji dan Umrah

KPK Panggil 5 Petinggi Biro Travel Haji dan Umrah

6 April 2026
Gubernur Kalsel Imbau Waspadai Karhutla

Gubernur Kalsel Imbau Waspadai Karhutla

6 April 2026

Dalam PTBI 2024 tersebut, H Muhidin menerima penghargaan Bank Indonesia (BI) Awards Tahun 2024, dengan kategori Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan Implementasi QRIS Terbaik.

Penghargaan yang diterima H Muhidin ini atas keberhasilan Provinsi Kalsel sebagai daerah dengan implementasi terbaik pengunaan QRIS wilayah Kalimantan.

Atas prestasi nasional dan apresiasi Bank Indonesia ini, H Muhidin mengungkapkan keberhasilan ini sebagai wujud upaya Pemprov Kalsel bersama Bank Indonesia serta stakeholder terkait untuk terus mendukung digitalisasi di Banua.

“Alhamdulilah, penghargaan ini sebagai wujud pertumbuhan ekonomi di Banua yang terus meningkat dan menjadi semangat serta komitmen kita bersama untuk terus membangun daerah, khususnya dalam peningkatan ekonomi Banua,” ucap H Muhidin.

Muhidin mengatakan, tingginya volume penggunaan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran tak lepas dari semakin bertumbuhnya Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Banua.

Untuk itu, H Muhidin akan terus mendorong pertumbuhan UMKM dengan aneka produk lokal unggulan yang dapat menjangkau pasar nasional bahkan internasional.

“Kita akan terus mendorong dan mendukung untuk kemajuan UMKM, termasuk juga digitalisasi pembayaran dengan menggunakan QRIS dan prestasi yang telah diraih ini harus terus ditingkatkan dimasa mendatang,” ungkap Muhidin.

Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto menghadiri pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Grha Bhasvara Icchana, kompleks kantor pusat BI, Kota Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2024) malam.

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku sangat senang dan sangat gembira dengan tema PTBI tahun ini yaitu “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional”.

“Memang inilah kunci dari pada kebangkitan suatu bangsa. Sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, ini adalah rumus keberhasilan suatu bangsa, ini adalah hasil dari sejarah. Hanya negara yang elitenya bisa rukun dan bersatu, yang elitenya bisa kerja sama, negara itu akan bangkit,” ujar Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo menilai tidak perlu banyak arahan yang diberikan. Sebab semua sudah berada dijalur yang tepat. “Kalau gubernur BI, para pengendali perbankan Indonesia memiliki semangat seperti ini, artinya semangat cinta tanah air. Karena kalau ada kesadaran sinergi dan ada pemahaman bahwa stabilitas yang akan memungkinkan transofrmasi suatu bangsa, berarti kita berada dalam kondisi yang kuat,” kata Prabowo.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan terpilihnya Donald Trump dapat mengubah arah kebijakan AS hingga membawa perubahan besar pada geopolitik dan perekonomian dunia.

“Katakanlah geopolitik, disrupsi rantai pasok, fragmentasi ekonomi, akibatnya prospek ekonomi global akan meredup pada 2025-2025, ketidakpastian akan tinggi,” kata Perry.

Ketidakpastian ini ditandai lima karakteristik. Pertama slower dan divergent growth atau perlambatan dan ketimpangan pertumbuhan. Menurut Perry, ekonomi AS akan membaik, tetapi Eropa dan China akan melambat. “India dan Indonesia cukup baik,” tegasnya.

Kedua, penurunan inflasi akan melambat bahkan berisiko naik pada 2025 karena gangguan rantai pasok dan rantai pajak.

Ketiga, imbal hasil US Treasury atau surat utang AS akan meningkat. Peningkatannya diperkirakan mencapai 4,75%-5% pada 2026. Ini disebabkan oleh membengkaknya defisit pemerintah AS. Keempat, fenomena strong dolar berlanjut.

Kelima, preferensi investor global yang akan mulai menanamkan modalnya di AS. Kondisi ini, kata Perry, dapat meningkatkan suku bunga dan memperkuat dolar AS. “Semoga dolar Amerika tidak menguat lagi,” tegas Perry. Adp/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper