Mata Banua Online
Senin, April 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Jembatan Cemara Ujung – Sungai Andai Mulai Dikerjakan

by Mata Banua
1 Desember 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\Desember 2024\2 Desember 2024\5\hal 5\Walikota Ibnu sina didampingi Kadis PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah.jpg
WALIKOTA Ibnu Sina didampingi Kadis PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah memantau proses pemasangan tiang pancang jembatan Cemara – Sungai Andai. (foto:mb/via)

BANJARMASIN – Pembangunan jembatan penghubung Jalan Cemara Ujung – Sungai Andai mulai dikerjakan. Jembatan yang dibangun untuk memecah kemacetan, khususnya di kawasan Sungai Andai dan sekitarnya ini dianggarkan sekitar Rp 22 miliar.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menjelaskan, setelah membebaskan beberapa bangunan yang menjadi oprit jembatan, maka proses memasuki tahapan pertama.

Berita Lainnya

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

12 April 2026
Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

12 April 2026

“Tahap pertama setelah pembebasan lahan yaitu pemasangan tiang pancang di sisi Cemara Ujung,” ucap Ibnu didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, belum lama tadi.

Menurutnya, untuk sisi Sungai Andai nanti dijadikan Fasilitas Umum (Fasum) milik Pemko Banjarmasin yang bisa dimanfaatkan sebagai taman.

Ibnu berharap pembangunan tahap pertama dengan besaran anggaran Rp 12,6 miliar pada pembangunan struktur utama bisa selesai di tahun ini. Dan selanjutnya, di awal tahun 2025 nanti, pembangunan bisa dilanjutkan pada tahapan kedua. yang mana pihaknya sudah mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Kita berharap jembatan secepatnya bisa dimanfaatkan untuk memecah kemacetan Sungai Andai, Cemara dan sekitarnya,” kata Ibnu.

Ia menjelaskan alasan desain lebar jembatan hanya 6 meter, karena menyesuaikan dengan Jalan Sungai Andai yang klasifikasinya merupakan jalan perumahan.

Menurutnya, jembatan awalnya memang didesain dan dibangun untuk bisa dua arah. Namun, karena mempertimbangkan kenyamanan dan keselamatan bersama maka hanya difungsikan satu arah.

“Apakah hanya pagi atau sore untuk satu arah. Misalnya keluar dari Sungai Andai bisa lewat sini, tapi setelah jam 9-10 pagi itu bisa dua arah dan sebaliknya di Cemara Ujung saat jam 5-7 sore diatur sama kayak tadi,” jelasnya.

Ia mengatakan, selama proses pengerjaan jembatan penghubung itu cukup mengganggu warga sekitar terutama saat pemasangan tiang pancang.

“Apabila guncangan pemasangan tiang berdampak kerusakan rumah warga seperti membuat keretakan silakan laporkan saja,” ujarnya.

Tujuan pembangunan ini untuk memberikan fasilitas umum yang nyaman bagi warga kota, terutama dalam memecah kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper