
BANJARMASIN – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan berusaha maksimal memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak bencana, salah satunya dengan memberikan layanan dukungan psikososial bagi korban.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel Muhammadun melalui Kabid Penanganan Bencana H Achmadi SSos pada pembukaan pemantapan taruna siaga bencana (tagana) muda spesialis Layanan Dukungan Psikososial (LDP) se-Kalsel, yang di ikuti 40 peserta.
Pembukaan pemantapan layanan dukungan psikososial bagi anggota tagana baru di Kalsel itu turut di hadiri tokoh pencetus dan pendiri Tagana Indonesia Andi Hanindito, Kepala BBPPKS Bandung Iyan Kusmadiana, dan ahli Hipnoterapis Kemensos RI Joko Purnomo.
Menurut Madi –sapaan akrabnya, kegiatan LDP ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan tagana dalam memberikan layanan dukungan psikososial kepada masyarakat terdampak bencana.
“Layanan dukungan psikososial sangat penting untuk membantu pemulihan mental masyarakat pascabencana, karena itu tagana dibekali keterampilan khusus untuk mendampingi korban secara empatik dan profesional,” katanya.
Materi yang disampaikan oleh para narasumber yang kompeten meliputi teknik konseling, identifikasi trauma, hingga strategi pendampingan berbasis komunitas.
Melalui kegiatan ini, Dinsos Kalsel berharap tagana tidak hanya tanggap secara fisik, tetapi juga memiliki kompetensi psikologis untuk mendukung masyarakat bangkit dari dampak bencana.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota tagana agar semakin siap melayani masyarakat di segala situasi,” ujarnya.
Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat memperkuat peran tagana dalam mendukung pemulihan sosial masyarakat Kalimantan Selatan.
Ia menambahkan, pemantapan kapasitas tagana melalui pelatihan layanan dukungan psikososial merupakan suatu upaya untuk memberdayakan dan mendayagunakan generasi muda dalam berbagai aspek penanggulangan bencana khususnya yang berbasis masyarakat. ani

