Mata Banua Online
Senin, April 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Deklarasi Anti Money Politics Susuri Sungai Martapura

by Mata Banua
17 November 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\November 2024\15 November 2024\5\hal 5\Iring-iringan perahu bermotor dalam Deklarasi Pemilu Damai 2024 di Kota Banjarmasin..jpg
IRING-IRINGAN perahu bermotor yang mendeklarasikan Anti Money Politics pada Pemilu 2024 di Kota Banjarmasin. (Foto:mb/via)

BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjarmasin menggelar Deklarasi Anti Money Politics dengan menyusuri Sungai Martapura di kawasan Siring Menara Pandang, Minggu (17/11) pagi.

Kegiatan ini turut mengundang seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kecamatan serta Pengawasan Kelurahan Desa (PKD).

Berita Lainnya

DPRD Setujui Pembahasan Tiga Raperda Strategis Prakarsa Pemkot

DPRD Setujui Pembahasan Tiga Raperda Strategis Prakarsa Pemkot

13 April 2026
Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

12 April 2026

Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, M Fachrizanoor mengatakan deklarasi dengan cara susur sungai sebagai perwujudan filosofi dan slogan Kota Banjarmasin yakni ‘Kayuh Baimbai’.

“Kayuh Baimbai artinya kita gawi menuntung atau bekerja sampai selesai, seberataan atau semuanya kita menjaga kondusivitas politik yang ada di Kota Banjarmasin,” ucap Fachri di sela-sela kegiatan.

Deklarasi ini tentunya menjadi pengingat terakhir bagi seluruh warga Kota Banjarmasin agar pada pencoblosan di tanggal 27 November 2024 nanti, Banjarmasin harus anti politik uang.

“Ini salah satu cara terakhir yang kita kolaborasikan bersama Pemko Banjarmasin untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.

Sejauh ini, Bawaslu Kota Banjarmasin berusaha melaksanakan berbagai kegiatannya dengan menyisipkan budaya-budaya Banjar untuk menjaga kearifan lokal.

Selain itu, deklarasi merupakan titik balik Banjarmasin menjadi kota anti politik uang dan selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan berlangsung damai. “Tanpa adanya politik uang untuk meraih kekuasaan itu lah yang Bawaslu inginkan,” katanya.

Selain deklarasi, pihaknya sudah melaksanakan berbagai kegiatan pengawasan seperti sosialisasi yang mengarah larangan bagi Pasangan Calon (Paslon) untuk menggunakan politik uang dalam mendapatkan suara dari masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman sangat mendukung kegiatan Bawaslu itu dalam upaya pilkada damai dan anti money politics.

“Dari pilkada ini diharapkan menghasilkan pemimpin berkualitas dan dipilih sesuai dengan visi misi dan programnya. Bukan dari hasil money politik ataupun politik sensasional,” kata Ikhsan.

Ikhsan seraya berharap seluruh unsur terutama Bawaslu Kota Banjarmasin untuk terus berkoordinasi selama pemilihan berlangsung agar Pilkada sukses dan damai. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper