Mata Banua Online
Minggu, April 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Gubernur Tekankan Pentingnya Reformasi Agraria

by Mata Banua
12 November 2024
in Pemprov Kalsel
0

 

Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hj Husnul Hatimah saat menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Kalsel pada Rapat Integrasi Penataan Aset dan Penataan Akses Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2024

BANJARBARU – Plh Gu­bernur Kalsel, Roy Rizali Anwar selaku Ketua Tim Gugus Tugas Reorma Agraria Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hj Husnul Hatimah membuka secara resmi Rapat Integrasi Penataan Aset dan Penataan Akses Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2024 di Grand Qin Hotel Banjarbaru, Senin (11/11).

Berita Lainnya

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

1 April 2026
Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

1 April 2026

Kegiatan yang rutin dise­leng­garakan setiap tahun ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 70 peserta dari berbagai instansi terkait, termasuk Kanwil BPN Provinsi Kalsel, perangkat daerah yang menjadi Gugus Tugas Reforma Agraria serta Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Kalsel.

Melalui kegiatan ini diha­rapkan dapat dihasilkan kese­pakatan bersama untuk mem­per­cepat dan meningkatkan efekti­vitas pelaksanaan reforma agraria sehingga dapat mem­berikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khusus­nya masya­rakat yang menggantung­kan hidupnya pada sektor pertanian.

Gubernur Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Hj Husnul Hatimah menegaskan bahwa, reforma agraria meru­pakan salah satu program strategis nasional yang harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan komprehensif.

Menurut gubernur, program ini harus melibatkan sinergi berbagai kementerian/lembaga serta pemerintahan daerah guna mencapai tujuannya yang mulia.

“Reforma agraria bukan sekadar kebijakan, tetapi upaya nyata untuk mengurangi ketim­pangan dalam penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah,” katanya.

Dengan pelaksanaan yang serius, kita berupaya mening­katkan kesejahteraan masyarakat, memberikan keadilan sosial dan memperkuat fondasi ekonomi di daerah,” ungkap Hj Husnul Hatimah saat menyampaikan sam­butan tertulis Gubernur Kalsel.

Lebih lanjut, Hj Husnul menegaskan bahwa aspek ter­pen­ting dalam reforma agraria adalah pemberdayaan masya­rakat. Proses penataan aset dan penataan akses tidak hanya bertujuan memberikan hak atas tanah semata, tetapi juga memas­tikan bahwa masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan lahan tersebut untuk mening­katkan kesejahteraan hidupnya.

“Penataan aset dan akses harus diarahkan untuk menguat­kan hak rakyat atas tanah, sebagaimana diamanatkan oleh Pancasila dan Pasal 33 Ayat 3 Undang-Undang Dasar 1945,” tam­­bahnya dengan penuh penekanan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalsel, Abdul Aziz menekankan pentingnya tidak hanya melegalisasi tanah, namun juga memberikan akses dan pemberdayaan bagi masyarakat.

“Tanah yang sudah dilega­lisasi harus diikuti dengan langkah-langkah konkret dan akses terhadap tanah harus dijamin agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal untuk meningkatkan kesejah­teraan,” tutur Aziz.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil BPN Kalsel mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari solusi atas permasalahan pertanahan yang terjadi di Kalimantan Selatan.

“Mari kita gunakan forum ini untuk mengidentifikasi perma­salahan yang ada dan mencari solusi yang tepat,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut turut diha­diri perwakilan Biro Pere­konomian Setda Kalsel, Kepala Bidang di lingkungan Kanwil BPN Kalsel, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Per­tanahan se-Kalsel dan anggota Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kalsel. rfq/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper