
BANJARMASIN – Diskominfotik Banjarmasin kembali meluncurkan versi terkini dari super Apps Banjarmasin Pintar yang menyatukan berbagai layanan publik dan pemerintahan dalam satu platform. Peluncuran dilakukan Kepala Diskominfotik Banjarmasin Windiasti Kartika, ST, MT dan jajaran di Banjarmasin Command Center (BCC).
Update 3.0 ini, memberi kemudahan akses pengguna dan pengalaman aplikasi yang lebih berkesan, di samping platform pelayanan terintegrasi yang sudah dikembangkan sejak awal.”Kami dengan bangga meluncurkan Banjarmasin Pintar versi terbaru, yang telah diperbarui untuk memberikan pengalaman lebih baik bagi masyarakat,” kata Windi disela peluncuran, Senin (11/11).
Banjarmasin Pintar Versi 3.0 menawarkan sejumlah pembaruan signifikan dibandingkan versi sebelumnya. Tidak hanya menyatukan berbagai layanan publik dalam satu platform, tetapi juga mengintegrasikan sistem Single Sign-On (SSO). Dengan menggunakan NIK KTP, masyarakat hanya perlu mendaftar satu kali untuk mengakses semua aplikasi yang terhubung dengan Pemko Banjarmasin.
“Sistem SSO ini memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan hanya dengan satu akun, menghemat waktu, dan mempermudah proses administrasi,” jelasnya.
Banjarmasin Pintar 3.0, terdapat dua kategori utama layanan yakni Pelayanan Publik dan Pemerintahan. Untuk layanan publik, warga bisa mengakses berbagai aplikasi seperti Parak Acil Online, yang memudahkan pengajuan permohonan administrasi kependudukan dan catatan sipil, serta BaApik, aplikasi pendaftaran berobat secara online.
“Kami ingin mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan yang mereka butuhkan tanpa harus datang langsung ke kantor-kantor pemerintah,” timpalnya lagi.
Aplikasi Banjarmasin Pintar tidak hanya berfokus pada kemudahan akses, tetapi juga segi tampilan dan keamanan. Windi menjelaskan bahwa tampilan aplikasi versi 3 dirancang lebih menarik dan ramah pengguna, bahkan untuk mereka yang tidak terbiasa dengan teknologi. “Kami telah melakukan optimalisasi tampilan agar lebih sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat, termasuk mereka yang mungkin tidak begitu paham teknologi,” beber dia.
Aplikasi ini nenggunakan sistem verifikasi One-Time Password (OTP) saat pertama kali digunakan. “Dengan OTP, kami memastikan hanya pengguna yang sah yang bisa mengakses layanan, meningkatkan tingkat keamanan data pribadi,” tambahnya.
Hal lain, yang membedakan Banjarmasin Pintar versi 3.0 dari segi kebijakan tanpa pembatasan domisili. “Kami tidak membatasi pengguna berdasarkan domisili. Siapa saja yang membutuhkan layanan dari aplikasi ini, baik itu warga Banjarmasin atau bukan, bisa mengaksesnya dengan menggunakan NIK KTP,” jelasnya
Dengan aplikasi ini, dapat mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, mempermudah akses layanan publik, dan mendorong digitalisasi di semua sektor pemerintahan. Via/rds

