
RANTAU,- Sebanyak lima desa di kabupaten Tapin mengikuti, orientasi ruang komunitas digital desa (RKDD) yang diadakan untuk mengenalkan program Ruang Komunitas Digital kepada masyarakat desa. Ada sebanyak 6 (enam) pilar kegiatan yang dilaksanakan pada tiap – tiap desa yang menjadi rangkaian kegiatan.
Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) merupakan wadah warga desa (komunitas desa) untuk berdiskusi, berinovasi membangun desa melalui pendekatan pembangunan dan pemberdayaan dengan memanfaatkan teknologi khususnya dalam merespon Era Industri 4,0.
Hal itu disampaikan Lisdayanti duta digital Tapin, pada kegiatan orientasi ruang komunitas digital desa (RKDD) di Desa ke warga desa Waringin, Kecamatan Bakarangan yang dilaksanakan belum lama tadi.
Lisdayanti menjelaskan, RKDD hadir di desa melalui Program Desa Cerdas (Smarth Village) dari Kementrian Desa, Pemberdayaan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi.
Program Desa Cerdas ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dasar dan pembangunan desa berbasis pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan, melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan teknologi secara efektif.
“Pengembangan Desa Cerdas didasarkan pada berbagai bentuk inisiatif lokal/kreativitas lokal yang sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan desa,” paparnya.
Lebih jauh Lisdayanti menjelaskan, kegiatan merupakan pengenalan mengenai program desa cerdas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dimana ada 20 desa yang terpilih menjadi desa cerdas, dan desa Waringin menjadi salah satu desa yang terpilih menjadi desa cerdas dari 126 desa yang ada di kabupaten Tapin.
Ia mengatakan, memasuki era 2024, digitalisasi desa menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa. Dengan mengadopsi teknologi yang tepat, desa-desa di Indonesia dapat memberikan layanan yang lebih baik dan memberdayakan masyarakatnya.
Dengan hadirnya program desa cerdas (smart village) dengan 6 pilarnya yaitu masyarakat cerdas, ekonomi cerdas, tata kelola cerdas, lingkungan cerdas, kehidupan cerdas dan mobilitas cerdas.
“Program ini merupakan program pembangunan desa yang memberdayakan masyarakat desa untuk mempercepat transformasi digital,” jelasnya.
Sementara itu Hasan sebagai kader digital menyampaikan bahwa akan ada lima (5) kegiatan yang akan dilaksanakan oleh ruang komunitas digital desa Waringin dari bulan September sampai November yang mana tentunya ini akan menambah pengetahuan serta keterampilan dalam pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat desa Waringin.
Pada Kegiatan Orientasi RKDD di desa Waringin, kegiatan dihadiri Kasipem kcamatan Bakarangan, Kepala Desa, PD dan PLD serta masyarakat desa waringin serta mengundang tokoh masyarakat, BPD, Kader Desa, Kelompok Tani, BUMDES dan UMKM dan dihadiri kader digital Tapin.{[her/mb03]}

